Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jelang Demo 3000 Orang, Begini Kondisi Sekitaran Bundaran Tugu Malang

Shuvia Rahma • Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:10 WIB
Aparat keamanan berjaga di seputaran bundaran Tugu Malang (Errica Vannie / Radar Malang)
Aparat keamanan berjaga di seputaran bundaran Tugu Malang (Errica Vannie / Radar Malang)
MALANG KOTA - Personel pengamanan aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja susulan telah ditempatkan di titik-titik strategis, yaitu di perempatan Rajabali dan bundaran Tugu Malang. Namun hingga berita ini diturunkan, belum terlihat tanda-tanda pergerakan dari peserta aksi.

"Pasukan gabungan pengamanan dari TNI Polisi sebanyak 3000 personel telah kami siapkan. Selain itu kami juga melakukan penyekatan massa aksi di batas batas kota," papar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata pada Senin (19/10) kemarin.

Usai apel pagi, para personel keamanan yang terdiri dari unsur polisi, TNI melakukan penjagaan di sekitar bundaran Tugu Malang.
Rencananya aksi demo yang kabarnya dilakukan oleh Aliansi Malang Melawan (AMM) dan Solidaritas Buruh tersebut akan dipusatkan di perempatan Jalan Semeru - Jalan Kahuripan (perempatan Rajabali) dan gedung DPRD Kota Malang.

"Titik unjuk rasa juga dipusatkan di perempatan Rajabali, ini ada apa. Sementara menyampaikan pendapat atau aspirasi ada di gedung DPRD, dan kami juga telah menyiapkan komunikasi dengan perangkat dewan," jelasnya.

Dalam aksi ini mahasiswa yang diwakili BEM Malang Raya, menyatakan sudah tidak bergabung dalam Aliansi Malang Melawan yang menyelengarakan aksi demo pada Selasa (20/10).

"Untuk hari ini kami tidak turun. Namun kami tetap mengawal proses ini karena untuk nafas perjuangan tidak putus," ungkap Mahmud, Koordintor BEM Malang Raya.



Pewarta: Errica Vannie Editor : Shuvia Rahma
#Eri #demo mahasiswa #demo omnibus law #RMO