"Konsepnya hampir sama dengan RS Melati yang di Jalan Kawi, lebih ke butik hospital. Jadi pasien rawat jalan atau rawat inap, merasa seperti berkunjung ke hotel jadi seneng dan itu mempercapat tingkat kesembuhan,"jelas dr Rubayat Indradi MOH Direktur RSIA MCH.
Terdiri dari 3 lantai, Indra menjelaskan ada 6 poliklinik yang tersedia seperti Obgyn, Anak, Beda, Penyakit Dalam, Andrology dan Psikologi. Sedangkan untuk jumlah bed total hanya ada 25 bed untuk rawat inap, dengan pilihan kelas VVIP, VIP , Kelas 1 san Kelas 2.
"Kita memosisikan diri untuk ibu dan anak, ini salah satu ikhtiar kita untuk memperkuat pelayanan ibu dan anak. Harapannya, angka kematian ibu dan anak sebisa mungkin menurun," jelasnya.
Suasana bak hotel pun juga tak hanya dirasakan dibagian lobby rumah sakit, pernak-pernik interior, layanan nurse station serta kenyamananya juga otentik dengan hotel.
Tiap kamar selain punya sirkulasi udara yang lancar, sesuai kelasnya juga punya desain interior yang berbeda. Bahkan untuk kelas VVIP, bed nya tidak seperti bed rumah sakit tapi ada ranjangnya.
"Angka ibu meninggal bisa zero, yang terpenting anak bisa sehat dan angka stunting bisa kita tekan seminim mungkin. FKTP harus dikuatkan, apalagi rumah sakit disini sudah luar biasa. Bayi sehat dengan bayi yang sakit disendirikan.Tempatnya representatif, perlu diingat disini bukan hanya kelas VVIP VIP, ada juga yang biasa," jelas Wali Kota Sutiaji yang hadir dalam Grand Opening RSIA MCH.
Sutiaji menambahkan, kehadiran RSIA MCH sangat mendukung masalah kesehatan di Kota Malang, "Memang bangunannya megah, tapi ini sasarannya untuk semua warga Kota Malang dan Malang Raya dan luar Kota," paparnya
Ketua IDI Jatim, dr Sutrisno, menambahkan kalau masalah kesehatan ibu dan anak merupakan parameter yang sangat sensitif untuk pembangunan kesehatan dan indikator kesejahteraan. Bahkan saat Covid 19, jumlah ibu meningkat tajam dari tahun lalu akibat dampak langsung maupun tak langsung dari wabah global itu.
"Pembangunan kesehatan untuk ibu dan anak jadi fokus program Melati Husada. Sehingga nanti, bisa memberikan pelayanan untuk bayi sehat sampai bayi yang sakit. Diharapkan menjadi one stop service untuk pelayanan anak di sini," tutupnya.
Pewarta: Adela Oki NA Editor : Shuvia Rahma