Di awal acara, Viringga menekankan kepada para peserta bahwa pelaku usaha harus mempunyai ciri khas untuk bergerak maju.
“Sebagai pengusaha, kita harus mempunyai pattern tersendiri, jangan mengikuti orang lain,” ujar Viringga
Lebih lanjut, Viringga juga menekankan ketika para peserta sudah memiliki keuntungan yang cukup besar. Profit tersebut harus dibagikan kepada lingkungan sekitar atau masyarakat.
“Profit yang dimiliki perusahaan seharusnya bisa dibagikan kepada 5 elemen yaitu: Konsumen, masyarakat atau lingkungan, Pemasok, penyandang dana dan pemilik saham,” rincinya.
Tujuan pembagian profit tersebut agar tidak terjadi kesenjangan sosial antara warga atau masyarakat sekitar dengan pemilik usaha. Serta untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti kecemburuan sosial atau pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh tempat usaha.
Penulis: Andika Satria Perdana Editor : Shuvia Rahma