Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Antisipasi Libur Panjang, PDDI-FKIJK dan PMI Kebut Stok Darah

Editor : Hendarmono Al S. • Sabtu, 12 Desember 2020 | 00:33 WIB
Ketua FKIJK Malang Sugiarto Kasmuri menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Sekretaris II PDDI Kota Malang Puryadi di kantor PMI, Jumat (11/12).(Laoh Mahfud/Radar Malang)
Ketua FKIJK Malang Sugiarto Kasmuri menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Sekretaris II PDDI Kota Malang Puryadi di kantor PMI, Jumat (11/12).(Laoh Mahfud/Radar Malang)
MALANG KOTA - Di masa pandemi, tak banyak kantong darah yang masuk ke PMI Kota Malang. Ditambah lagi bulan Desember ini ada libur panjang sehingga dikhawatirkan pasokan semakin berkurang. Untuk mengantisipasi itu, PMI bersama Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) menggelar Gerakan 1.000 Kantong Darah.

"Kami melakukan kerja sama dengan FKIJK dan PMI untuk melakukan gerakan 1.000 kantong darah demi menyuplai darah di PMI Kota Malang, karena masa pandemi, stok darah berkurang. Apalagi Desember ada libur panjang sehingga butuh antisipasi agar stok darah tercukupi, paling tidak hingga dua minggu ke depan. Kemarin, hari biasa stok hanya cukup untuk 3 hari. Bahkan pernah habis dan hanya cukup 1 hari. Jadi melalui kerja sama dengan pihak ketiga, para pendonor nanti akan mendapatkan paket sembako," ujar Sekretaris II PDDI Kota Malang Puryadi, Jumat (11/12).

Puryadi mengatakan bahwa kegiatan ini digelar selama tiga hari, yaitu pada 11-13 Desember 2020 mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WIB. "Jadi setiap harinya kami targetkan lebih dari 300 pendonor. Namun, untuk hari pertama kita targetkan 300 pendonor saja mungkin cukup," jelas dia.

Menurut Puryadi, antusiasme dari relawan undangan pun cukup banyak, belum tengah hari pun sudah datang kurang lebih puluhan orang.

"Tapi tidak semua yang hadir bisa diambil darahnya. Sekitar 10 persen tidak lolos karena Hb rendah atau tinggi. Karena donor darah pun juga ada waktunya. Tiap tiga bulan sekali baru bisa diambil darahnya," ujarnya.

Banyak undangan ke beberapa instansi untuk menjadi relawan donor darah di kegiatan ini. "Peserta terbuka untuk umum, ada undangan untuk relawan SAR, ambulan, ojek online, pokoknya semua diundang untuk kegiatan donor darah ini," tandasnya.

Pewarta: Errica Vannie Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#PMI #Eri #ojk malang #RMO #Perhimpunan Donor Darah Indonesia