Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

The Jaranan, Usung Pameran 17 Batik Khas Malang dan Jaran Kepang

Editor : Hendarmono Al S. • Sabtu, 19 Desember 2020 | 05:55 WIB
Jaran kepang hias ikut memeriahkan pameran bertema “The Jaranan“  yang digelar Gedung Dewan Kesenian Malang (DKM), Jumat (18/12). (Errica Vannie/Radar Malang)
Jaran kepang hias ikut memeriahkan pameran bertema “The Jaranan“ yang digelar Gedung Dewan Kesenian Malang (DKM), Jumat (18/12). (Errica Vannie/Radar Malang)
MALANG KOTA – Karya batik khas buatan dari perajin di kecamatan-kecamatan Kota Malang dipamerkan oleh komunitas seni Karya Bumi Ngalam (Kabunga). Pameran bertema “The Jaranan“ yang digelar Gedung Dewan Kesenian Malang (DKM) berlangsung dua hari, yakni 17-18 Desember ini menampilkan 17 macam batik hasil pelatihan Sanggar Seni Kampung. Selain batik, adapula karya jaran kepang hias yang dipamerkan.

“Saya salut dengan temen-temen dari Kabunga, salah satu komunitas seni di Kota Malang. Inisiasinya bagus ini kan tidak semata-mata karena pemerintah, ada sebuah kesadaran, kontribusi, dan partisipasi dari publik melalui komunitas. Juga bagaimana menggerakkan orang-orang yang punya bakat, tidak hanya tergantung dari program pemerintah,” ujar Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan bahwa perannya sebagai Aparatur Sipil Negara hanyalah menggerakkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terkait pembinaan pembuatan batik, botol kaca hias hingga kerajinan jaran kepang.

Ketua Kabunga Yuyun Sulastri mengatakan, proses pembinaan dilaksanakan dengan sistem jemput bola.
“Banyak motif-motif baru yang dikembangkan oleh masyarakat sendiri sesuai dengan daerahnya. Salah satunya adalah Kecamatan Bunulrejo yang mengangkat batik taman bunga, ada motif bunga teratai hingga motif serangga yang mereka kembangkan. Adapula Batik Kedungkandang, yang mengangkat sejarah Kedung atau ceruk. Sehingga batik mereka bermotif cekung-cekungan yang unik,” paparnya.


Pewarta: Errica Vannie Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#Sanggar Seni Kampung #Kabunga #Eri #Karya Bumi Ngalam #RMO #the jaranan