Info yang diterima Jawa Pos Radar Malang, korban diketahui bernama Soedjani, 71, warga jalan Kenikir, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang. Pria tersebut ditemukan dengan kondisi tergantung dengan tali tampar plastik di kusen pintu kamar tinggalnya sekitar pukul 10.00.
“Kejadian ini kali pertama diketahui oleh cucunya sendiri,” terang Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi.
Terkait soal motif korban nekat mengakhiri hidupnya, Yusuf mengatakan sakit jantung yang menahun membuat korban putus asa. Selain itu, kondisi lingkungan yang tidak membuat nyaman turut menjadi faktor pendorong.
“Memang korban ini punya riwayat penyakit jantung, tapi selalu menolak untuk diajak berobat oleh keluarganya. Nah, sebenarnya korban ini kalau menurut penuturan saksi sedikit tidak nyaman tinggal di rusun karena semua keluarga berkumpul di sana,” kata dia.
Ternyata, aksi ini sudah pernah dilakukan oleh korban sekitar satu tahun yang lalu. "Korban ini pernah mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara memanjat tower, tapi ketahuan anaknya, dan selama setahun ini bisa ditenangkan,” imbuh mantan Kapolsek Kalipare Polres Malang tersebut.
Kini, jenazah korban sudah dibawa ke kamar jenazah RSSA, namun demikian, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dengan alasan menerima kejadian ini sebagai musibah.
Pewarta: Biyan Mudzakky Editor : Shuvia Rahma