“Dari data sebaran penduduk Kota Malang terbanyak berada di Kecamatan Kedungkandang yang mencapai 25 persen dari total penduduk Kota Malang. Terendah ada di Kecamatan Klojen, sebaran hanya 11 persen,” terang Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo.
Ia juga mengatakan bahwa penduduk di Kota Malang selama 10 tahun terakhir mengalami penambahan.
“SP2020 mencatat penduduk Kota Malang pada bulan September 2020 sebanyak 843.810 jiwa. Dalam jangka waktu sepuluh tahun sejak tahun 2010, jumlah penduduk Kota Malang mengalami penambahan sekitar 23.567 jiwa,” terangnya.
Sedangkan jika dikategorikan menurut struktur umur, Kota Malang di dominasi oleh Generasi Z dan milenial. Generasi Z merupakan populasi tertinggi dengan 213.8 ribu jiwa, dengan dominasi 25.44 persen dari total penduduk Kota Malang. Kemudian disusul oleh Generasi Milenial dengan 25.21 persen, yaitu 211.8 ribu jiwa. Lalu kemudian Generasi X sebesar 22.95 persen, Baby Boomer dengan 14.15 persen, Post Gen Z 9.90 persen, dan terakhir Pre Boomer dengan 2.35 persen.
"Kemudian, dengan luas Kota Malang sebesar 110,06 kilometer persegi, maka kepadatan Kota Malang sebanyak 7.636 jiwa per kilometer persegi. Angka ini meningkat dari hasil SP2010 yang mencatat kepadatan penduduk Kota Malang sebanyak 7.453 jiwa per kilometer, " ujarnya.
Pertama kalinya dalam sejarah sensus penduduk di Indonesia, SP2020 menggunakan metode kombinasi yaitu dengan memanfaatkan data Administrasi Kependudukan (Adminduk) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai data dasar pelaksanaan SP2020. "Hal ini dirancang dan dilaksanakan sebagai upaya untuk mewujudkan ‘Satu Data Kependudukan Indonesia’,” paparnya.
Seperti diketahui, sensus penduduk dilaksanakan tiap 10 tahun sekali, dan SP2020 adalah sensus ke 7 setelah Indonesia merdeka. Keenam sensus penduduk sebelumnya dilaksanakan pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, dan 2010 dengan menggunakan metode tradisional. Yaitu mencatat setiap penduduk dari rumah ke rumah.
Pewarta : Errica Vannie Editor : Shuvia Rahma