Dalam kegiatan yang digelar oleh OJK Provinsi Kepulauan Riau tersebut, Walikota Sutiaji memperkenalkan program Ojo Percoyo Karo Rentenir (OJIR). sebagai program inovasi yang diterapkan sebagai solusi keuangan inklusi dari TPAKD Kota Malang untuk membendung praktik rentenir atau bank tithil yang meresahkan masyarakat.
“Kami mendapat award di TPAKD 2020 bukan tujuan utama, justru ini menjadi pemicu kami untuk bergerak. Ini akan menjadi kekuatan kita untuk memerangi rentenir,” tutur pemilik kursi N1 tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Sutiaji menyampaikan, pada 2020 program OJIR berhasil menjangkau 139 debitur di 21 Kelurahan dan 6 Pasar dengan jumlah pinjaman disalurkan sebesar Rp 531 juta.
OJIR sendiri dapat digambarkan sebagai pembiayaan tanpa bunga dan tanpa agunan dari Pemerintah Kota Malang untuk masyarakat yang memiliki usaha produktif namun terjerat rentenir. Pemerintah akan berkolaborasi dengan Baznas dan BPR Tugu Artha untuk sumber pembiayaan dan meng-cover biaya kredit dan bunga pinjaman sehingga debitur hanya membayar pokok pinjaman saja. Jumlah maksimal pinjaman senilai Rp 10 juta dengan maksimal pengembalian dalam 24 bulan.
Sutiaji berharap, pemaparannya ini dapat menjadi contoh dan penyemangat bagi 7 kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau. “Kepada seluruh daerah, ini (OJIR, red) bukan sesuatu yang sangat bagus, tapi ini merupakan awal dari apa yang saya lakukan. Mudah-mudahan apa yang kami berikan bukan menjadi motivasi saja, tapi juga sinergi bagi kita semua,” tegasnya.
Turut hadir dalam video conference yang digelar di Ngalam Command Center (NCC) Balaikota Malang tersebut, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Wilayah Malang, Sugiarto Kasmuri, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau, Drs H Syamsul Bahrum PhD, menyampaikan apresiasinya kepada Walikota Sutiaji.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota Malang sebagai motivator yang memberikan experience dari award yang diterima atas perjuangan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah,” ucapnya.
Pewarta: Errica V Editor : Shuvia Rahma