Di Tahun Kerbau Api kali ini, Harris Hotel mengadakan pertunjukan Barongsai. Walaupun pertunjukan itu diadakan secara terbatas untuk internal karyawan hotel saja.
"Tahun ini, sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan. Untuk blessing ceremony itu sendiri, dilakukan dengan beberapa barongsai yang mengelilingi di seluruh area hotel untuk membersihkan dari hawa yang negatif," ujar Gledy Webyansyah, Assistant Marketing & Brand Manager HARRIS Malang.
Ia juga menuturkan, upacara ini dilakukan rutin setiap menyambut perayaan Tahun Baru Imlek. "Yang berbeda tentunya protokol kesehatan yang menjadi prioritas utama dalam upacara ini. Selain itu, hal ini pastinya juga untuk tetap menjaga kesenian tradisional dari Cina yang memiliki sebuah makna dan cerita," pungkasnya.
Namun, di Klenteng Eng Ang Kiong, tahun ini malah tidak ada pertunjukan Barongsai di Imlek tahun ini. Ketua Majelis Agama Konghucu Kota Malang, Halim Tobing, Imlek akan dirayakan dengan sederhana tanpa ada pertunjukan Barongsai yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
"Nanti hanya akan ada prosesi upacara sembahyang yang diikuti pengurus inti saja. Jumlahnnya kurang lebih 20-30 orang. Kami patuhi aturan protokol kesehatan," ungkapnya, Kamis (11/2).
Pewarta : Errica Vannie Editor : Shuvia Rahma