Mayat pria yang bernama Nur Hadi itu nampak terbujur kaku di samping tempat tidurnya dengan memakai kaus singlet putih dan hanya mengenakan celana dalam. Pria yang berusia kisaran 60 tahunan itu ditemukan oleh staff hotel yang bertugas membersihkan kamarnya.
"Bapak itu (Nur Hadi) sudah kisaran dua minggu tinggal di sini. Memang bapak tersebut sudah kami ketahui sakit menahun. Kami menemukannya sekitar pukul 09.00 WIB ketika mau melakukan tugas rutin membersihkan kamar, " ujar Joseph, Perwakilan dari Hotel Malinda. Nur Hadi yang diketahui sakit menahun terbukti dari banyaknya bungkus obat yang tergeletak di tempat sampah depan kamar hotel ia tinggal.
Setelah menemukan Nur Hadi tidak bernama, para staff hotel pun segera menghubungi Polsek terdekat. Sebab pihak keluarga tak bisa dihubungi. "KTP yang ditinggalkan untuk pihak hotel atas nama istrinya dengan domisili di Ngadilangkung, Kepanjen, Kabupaten Malang. Sedangkan suami ini kalau tidak salah, tinggalnya di Kota Batu. Sampai saat ini pihak keluarga juga tidak bisa dihubungi," ceritanya.
Setelah mayat tersebut dibawa oleh pihak berwajib, dengan mematuhi protokol kesehatan para petugas kesehatan pun segera menyemprotkan cairan disinfektan di sekitar kamar tersebut. " Tetapi kami tidak boleh menyentuh barang-barang di dalam. Hanya boleh menyemprotkan saja untuk sterilisasi, "pungkasnya.
Hingga kini, pihak kepolisian sedang menyelidiki penyebab kematian Nur Hadi. Selain KTP istrinya yang ditinggalkan di resepsionis, KTP Nur Hadi tidak ditemukan. Namun ada beberapa dokumen identitas yang ditemukan di kamar hotel tersebut.
Pewarta : Errica Vannie Editor : Shuvia Rahma