Menanggapi hal itu, Dokter Hewan Universitas Brawijaya (UB) drh Albiruni Haryo menuturkan kasus ular masuk ke rumah warga sudah menjadi siklus. Pasalnya, musim penghujan di awal dan akhir tahun merupakan musim bertelur bagi ular. ”Bulan ini (Februari) merupakan puncak menetasnya telur ular serta kebiasaan ular untuk mencari tempat yang lembab," ujar dia.
Pria yang kerap disapa Albi juga menjelaskan warga dapat mengantisipasi ular untuk tidak masuk ke rumah. Terutama dengan menyekat sudut-sudut rumah. Bau karbol atau wewangian juga dapat digunakan karena ular tidak menyukai bau itu. Dia juga menyarankan warga untuk selalu menjaga kebersihan rumah.
”Warga tak perlu takut karena untuk awal penanganan dapat diidentifikasi dulu berbisa apa tidak," tandasnya.
Pewarta: Aditya Novrian Editor : Ahmad Yani