Nampak asap membumbung tinggi di area Stasiun Kota Baru Malang itu. Beberapa pemilik toko semburat mengamankan dagangan mereka sembari dibantu warga sekitar. Beberapa pedagang juga nampak histeris menelpon pemilik toko yang belum datang untuk mengamankan dagangnya.
"Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 06.00 pagi. Ketika itu saya sedang membuka pagar dan melihat ada asap hitam dari arah toko helm," ujar Gunawan salah seorang warga.
Warga Jagalan itu menuturkan bahwa sekitar 10 atau 15 menit kemudian mobil petugas pemadam kebakaran (damkar) datang ke lokasi. "Awalnya tadi dua mobil, lalu bertambah lagi tiga," ujar pria paruh baya itu.
Walaupun sudah berhasil dipadamkan, nampak beberapa percikan api yang muncul dari sumber api. Sehingga para petugas damkar memerlukan tangga untuk memadamkan sumber api.
Nampak anak kerabat pemilik toko menangis histeris. Ia takut terjadi sesuatu pada ibunya yang memindahkan barang dagangan tantenya.
Dua toko yang terbakar itu dimiliki oleh Suliha. Kerabat pemilik toko, Tursia mengatakan rugi bisa mencapai ratusan juta. Sebab di atas toko juga merupakan gudang helm.
"Yang pertama tahu itu satpam Ocean Garden. Saya segera kemari karena ada panggilan. Saya kesalnya, kan kita sudah bayar keamanan. Kok pas toko udah terbakar habis, saya baru dikasih tahu. Keamanan ngapain saja?" keluh warga Muharto gang 7 itu.
Pewarta : Errica Vannie
Editor : Shuvia Rahma