Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Inovasi Janti Care Antar Puskesmas di Kota Malang Ini Jadi Juara

Ahmad Yani • Rabu, 7 April 2021 | 16:59 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif (dua dari kanan) dan GM Jawa Pos Radar Malang Don Virgo (kanan) foto bersama usai pengumuman pemenang Puskesmas Siaga Covid-19, kemarin (6/4). (fofia/radar malang)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif (dua dari kanan) dan GM Jawa Pos Radar Malang Don Virgo (kanan) foto bersama usai pengumuman pemenang Puskesmas Siaga Covid-19, kemarin (6/4). (fofia/radar malang)
MALANG KOTA - Inovasi Janti Care berhasil mengantarkan Puskesmas Janti menjadi jawara di ajang Puskesmas Siaga Covid-19. Tepatnya kemarin (6/4), gelaran yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang kerja bareng Jawa Pos Radar Malang dan Komunitas Peduli Perilaku Sehat mengumumkan tiga puskesmas terbaik, yakni Puskesmas Janti, Puskesmas Mojolangu, dan Puskesmas Pandanwangi.

Untuk diketahui, event perdana di lingkup Pemerintahan Kota Malang ini diikuti oleh seluruh puskesmas di Kota Malang. Sekitar September 2020 lalu telah dilakukan sosialisasi kepada 16 kepala puskesmas terkait ajang Puskesmas Siaga Covid-19. Kemudian, mulai 5 Oktober 2020 telah dilakukan proses penilaian secara acak.

Asisten III Pemkot Malang Sri Winarni meminta permohonan maaf karena seharusnya pemenang diumumkan antara November-Desember 2020 lalu, namun harus diundur karena situasi pandemi Covid-19. ”Tugas dari dinkes masih berat, menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Semoga semua diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan. Mudah-mudahan kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Malang dari sebelumnya melandai terus menurun. Pun vaksinasi juga berjalan dengan lancar,” paparnya.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, sejatinya semua puskesmas sudah tanggap. Pasalnya, semua puskesmas sudah memosisikan diri sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Utamanya untuk wilayah masing-masing. ”Dinkes tidak terlibat dalam penjurian karena semua dilakukan oleh tim ahli. Saran yang telah disampaikan tim ahli harus digunakan untuk pengembangan puskesmas yang lebih baik. Mudah-mudahan ke depan Covid-19 selesai dan tidak akan ada lagi Puskesmas Siaga Covid-19, namun bakal diganti dengan kompetisi menarik lainnya,” terangnya.

Kepala Puskesmas Janti Endang Sulistyowati sebagai juara pertama ajang Puskesmas Siaga Covid-19 mengungkapkan terima kasih atas prestasi ini. Dia menyebutkan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja seluruh tim Puskesmas Janti. ”Semua ini tidak bisa dilepaskan dari semua pihak yang ikut serta menyukseskan inovasi di Puskesmas Janti. Janti Care misalnya, program online ini bisa diterapkan sejak Agustus 2020 lalu hingga sekarang,” terangnya. (rmc/bin/c1/mas)

Editor : Ahmad Yani
#Siaga Covid-19 #Pemkot Malang #dinkes #puskesmas