Seperti Gereja Katedral Santa Maria dari Gunung Karmel, Gereja Bethany Yestoya, dan lain-lain. Tentunya peribadatan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Selain ibadah langsung, ada juga beberapa gereja yang menggelar peribadatan perayaan Kenaikan Yesus Kristus melalui daring, salah satunya adalah Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW).
Sekjen Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Pdt David Tobing mengatakan, pada peringatan istimewa ini, umat Nasrani harus mampu menghayati peran Yesus.
“Kalau dulu Yesus mengasihi, bisa berdampingan dengan orang lain, dan dapat menolong tanpa memandang suku agama serta budaya. Maka saat ini, peran itulah yang akan kita teruskan. Artinya seperti tongkat estafet," ungkapnya.
Pria yang juga Pendeta di GKI Yehova Rapha itu menuturkan, sebagai pengikut Kristus harus melanjutkan peran pelayanan di dunia ini, terlebih di masa pandemi.
"Saat ini tak hanya pandemi, namun juga banyak bencana yang melanda negeri kita. Sehingga di sinilah tugas kita, bagaimana kita mampu melanjutkan pelayanan kasih kepada orang-orang yang terdampak dari pandemi," pungkasnya.
Pewarta: Intan Refa Septiana
Editor : Shuvia Rahma