Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lebaran Ketupat, Kenaikan Harga Komoditas di Malang Masih Sewajarnya

Ahmad Yani • Kamis, 20 Mei 2021 | 20:05 WIB
Ilustrasi pedagang kelontong melayani pembeli  di salah satu pasar tradisional di Kota Malang. (Aditya Novrian/Radar Malang)
Ilustrasi pedagang kelontong melayani pembeli di salah satu pasar tradisional di Kota Malang. (Aditya Novrian/Radar Malang)
MALANG KOTA - Sepekan pasca lebaran, masyarakat Kota Malang msih merayakan lebaran ketupat atau riyayan kupatan. Kegiatan rutin tersebut berdampak pada kenaikan harga beberapa komoditas pangan.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Muhamad Sailendra mengatakan telah melakukan pengecekan di beberapa pasar. Hasilnya, stok pangan terbilang aman. Meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, meski tak terlalu signifikan. ”Contohnya saja ayam potong yang biasanya seharga Rp 36 ribu sekarang jadi Rp 38 ribu," beber dia.

Mantan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang itu menambahkan, harga cabai juga cenderung naik. Biasanya, sekilo cabai rawit dihargai Rp 40 ribu sekarang jadi Rp 50 ribu. Meski begitu, beberapa komoditas lain tak mengalami kenaikan.

Sailendra menyebutkan naiknya dua komoditas pangan itu karena permintaan sedang tinggi-tingginya. Sebab, pasca lebaran dalam 7 hari terakhir masyarakat masih merayakan riyaya kupatan. Hingga riyayan kupatan yang jatuh pada hari ini (20/5), harga dua komoditas di beberapa pasar masih cenderung sama. ”Tapi naik itu tak ada masalah karena masih dalam wajar serta ini siklus tahunan," tutup Sailendra.

Pewarta: Aditya Novrian


Editor : Ahmad Yani
#liburan #lebaran #ketupat #pasar tradisional #komoditas #Pangan