"Ada Kampung Tematik Sanan, Kampung Keramik Dinoyo dan Kampung Krajan Sukun yang masih tetap buka karena mereka berjualan," ujar Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata Kota Malang Isa Wahyudi. Sementara Kampung Satrio Turonggo Jati juga tutup untuk wisata namun tetap buka untuk latihan.
Sedangkan untuk Kampung Tematik Gribik juga dilarang untuk kunjungan wisatawan. "Kampung Gribik hanya boleh dilakukan ziarah, kalau wisata dilarang," kata pria yang akrab dipanggil Ki Demang ini.
Dia juga mengatakan bahwa keadaan pandemi sekarang memang belum membaik. Tapi dia turut menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memperburuk situasi. "Mari kita bergotong royong mengikuti arahan dari pemerintah. Semua butuh niat jangan terpengaruh hal negatif," ujar pria yang akrab di sapa Ki Demang ini.
Berikut ini status daftar 22 kampung tematik Kota Malang selama PPMK Darurat;
1. Kampung Budaya Polowijen (tutup sementara)
2. kampung Kajoetangan Heritage (tutup sementara)
3. Kampung Topeng Baran (tutup sementara)
4. Kampung Tridi (tutup sementara)
5. Kampung Gribig Religi (tutup untuk wisata buka untuk ziarah terbatas)
6. Kampung Terapi Hijau (tutup sementara)
7. kampung Putih (tutup sementara)
8. Kampung Biru Arema (tutup sementara)
9. Koeboeran Londo (tutup sementara)
10. Kampung Grabah Penanggungan (tutup sementara)
11. Kampung Kramat Kasin (tutup sementara)
12. Kampung Nila Slilir (Buka untuk belanja ikan)
13. Kampung Satrio Turonggo Jati (tutup untuk wisata buka untuk latihan)
14. Kampung Tempe sanan (tutup untuk wisata buka untuk belanja)
15. kampung Keramik Dinoyo (Tutup untuk wisata buka untuk belanja)
16. Kampung Bambu Mewek Park (tutup sementara)
17. Kampung Lampion Wangi (tutup sementara)
18. Kampung Rolak Indahku (tutup sementara)
19. Kampung Glintung Water Street (Tutup Sementara)
20. Kampung Wisata Aeng Hamid Rusdi (Tutup Sementara)
21. Kampung Warna Wani Jodipan (Tutup Sementara)
22 Kawasan Wisata Panawijen (Tutup sementara)
Pewarta: M. Ubaidillah
Editor : Ahmad Yani