Kadinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menjelaskan ada tren positif kesembuhan pasien. ”Update terakhir, tingkat kesembuhan di Kota Malang menjadi 81,7 persen, yang mana standar harusnya 90 persen,” tegasnya.
Mantan direktur RSUD Kota Malang itu merinci, sejak 11 Juli terdapat 6 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh. Disusul hari selanjutnya bertambah lagi 9 penderita Covid-19 sembuh serta pada 13 Juli terdapat 21 orang dinyatakan sembuh, Penambahan paling banyak terjadi pada 14 Juli yakni jumlah sembuh mencapai 49 orang.
Hingga tanggal 15 Juli lalu, angka kesembuhan perlahan membaik. Menurut mantan kabid pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P) dinkes ini, tingkat kesembuhan tidak terpengaruh angka kematian. ”Yang dinyatakan berpengaruh adalah besaran angka terkonfirmasi positif karena itu sebagai penyebutnya. Jadi angka sembuh berapa, yang terkonfirmasi positif berapa. Angka yang sembuh per angka terkonfirmasi Covid-19, itulah yang dinamakan tingkat kesembuhan di Kota Malang,” imbuhnya.
Untuk terus meningkatkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19, pihaknya terus mengupayakan berbagai cara. Terutama yang terjadi di sejumlah rumah sakit (RS) rujukan. Masih perlu adanya perhatian pasien yang bergejala ringan hingga berat bisa teratasi.
Dinkes saat ini juga tengah mengupayakan percepatan vaksinasi. Tujuannya, supaya herd immunity masyarakat dapat terbentuk. ”Berdasarkan data yang masuk, kita sudah menerima 346.640 jatah vaksin. Vaksin yang digunakan baik dosis 1 atau dosis 2, sudah 303 ribu sekian,” tutupnya. (rmc/adn/c1/mas)
Editor : Ahmad Yani