"Iya, begitu salah satu jamaah melihat, langsung yang lain ikut ke atas dan berusaha memadamkan api seadanya," terang Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo. Karena api membesar dan asap semakin pekat, ada jamaah yang berinisiatif memanggil tim damkar.
Hanya saja, Teguh mengakui pihaknya juga menemui kesulitan menjangkau lokasi kebakaran. "Iya begitu sampai Jl. Batujajar ada mobil yang parkir di pinggir jalan, ini sedikit menyulitkan akses kami," imbuhnya.
Butuh waktu setengah jam lebih semenit untuk memadamkan api dalam kebakaran di masjid tersebut. Untungnya tidak ada korban yang jatuh pada kejadian itu. "Alhamdulillah tidak ada, kami mengerahkan 17 personel bersama dengan 5 armada," ujarnya.
Sementara itu, Plh Kapolsek Klojen, AKP Tukimin Hadi mengungkapkan bila kejadian kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik. "Ini karena korsleting di stop kontak di dalam gudang," terangnya. Ia merinci bahwa kepolisian menemukan bekas kabel kipas angin yang hangus di dekat stop kontak juga meleleh karena panasnya api. "Kabel kipasnya masih nyambung ke stop kontaknya dalam kondisi sudah hangus saat kami temukan. Kami duga dari sana asal api," ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakapolsek Klojen itu. Setidaknya, kepolisian juga menemukan kasur kapuk, potongan kayu dan kabel lain yang terbakar.
Pewarta: Biyan Mudzaky
Editor : Ahmad Yani