Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sanca Kembang Masuk Warung di Klojen, Pengunjung Langsung Semburat

Ahmad Yani • Sabtu, 4 September 2021 | 01:04 WIB
Petugas Damkar Kota Malang saat mengevakuasi ular sanca kembang. (Biyan Mudzaky/Radar Malang)
Petugas Damkar Kota Malang saat mengevakuasi ular sanca kembang. (Biyan Mudzaky/Radar Malang)
MALANG KOTA - Warga yang tengah asyik mengobrol di sebuah warung di Jalan Gajahmada, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen Jumat siang (3/8) mendadak heboh. Gara-garanya ada ular sanca kembang cukup besar muncul di warung. Diduga, ular tersebut tengah memburu tikus untuk dimangsa.

Pengunjung pun semburat menghindari ular dengan panjang sekitar tiga meter itu. Inus, 57 salah satu warga mengatakan, ular itu pertama kali diketahui dari bunyi decit tikus. "Jadi awalnya ada bunyi tikus digorong-gorong, lalu muncul (ular) di dekat tempat cuci piring," terangnya. Salah seorang warga bernama Muslimin yang hendak cuci tangan dibuat kaget dan berteriak. "Iya, mau cuci tangan, tahu-tahu dari bawah lubang pembuangan muncul ular besar," imbuhnya.

Petugas Damkar Kota Malang pun datang dan langsung mengevakuasi ular tersebut. "Iya, kami memang dapat laporan maka langsung kami evakuasi," terang Komandan Regu (Danru) 3 Damkar Kota Malang, Bambang Edi.
Ia menduga ular itu merupakan satwa liar. "Kemungkinan datangnya dari sumber air atau sungai terdekat, karena memang habitatnya. Atau bisa selokan," tambah dia.

Ia pun membenarkan bahwa ular itu sedang mengejar mangsa. "Iya, sedang kejar mangsa, biasanya yang jadi makanan bisa tikus, ayam, macam-macam," kata dia.

Setelah ular sepanjang tiga meter itu dievakuasi dari warung, pihaknya berencana untuk melepaskan lagi ke alam liar. "Kami lepas lagi, tapi kalau ada yang mau adopsi kami persilakan. Di Kantor masih ada dua ekor lagi jenis piton," ujarnya.

Guna mencegah kejadian serupa, pihaknya menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan. "Yang penting bersih, lingkungan atau ruangan, kalau kotor kan jelas mengundang tikus. Untuk di ruangan ada baiknya diberi wewangian seperti karbol, kapur barus atau BBM, kalau garam kurang efektif," pungkas Bambang.

Pewarta: Biyan Mudzaky


Editor : Ahmad Yani
#masuk warung #sanca kembang #piton #Kota Malang #malang #ular