Bussines Development Consultant Indocrete, Arqom Faqihuddin mengatakan, perusahaannya sudah menggarap berbagai proyek concrete di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Sumba, Bali hingga Ende. Namun, belum banyak orang yang tahu bahwa perusahaannya berkantor pusat di Jalan Gajahmada Nomor 16, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
"Kantor pusat kami di Malang. Beberapa arsitek dan kontraktor baru tahu juga di beberapa tahun terakhir ini kalau Indocrete kantor pusat di Malang. Kita ada kantor di Jakarta tapi itu kantor cabang," katanya kepada Jawa Pos Radar Malang Rabu (29/9).
Sebelumnya, Indocrete juga pernah didapuk untuk menggarap jogging track ring dalam dan luar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Tepatnya untuk persiapan ASEAN Games pada 2018 silam. Perusahaan yang memiliki motto 'Think Strength, Think Beauty' ini juga dipercaya menggarap berbagai proyek concrete lainnya, seperti di Water Blow Nusa Dua Bali, hotel di kawasan Marina Laboan Bajo dan lain-lain.
"Kami juga mengerjakan hampir 70 persen trotoar di Jakarta mulai dari 2014 hingga sekarang. Panjangnya sudah puluhan ribu meter di Jakarta," ungkapnya.
Indocrete telah resmi berbadan hukum sejak 2013 lalu. Perusahaan ini memiliki empat jenis pekerjaan dalam mengolah concrete. Antara lain, Indocrete Stamping System (ISSTM), Indocrete Texturing System (ITSTM), Supercrete System (SSTM) dan Indocrete Custom Concrete (ICCTM).
"Jadi kita itu kontraktor untuk dekorasi concrete. Jadi kita mengolah concrete dari awalnya yang cuma material struktur kemudian kita tambahkan estetika di dalam concrete itu jadi bidang yang mengandung unsur dekoratif," jelasnya.
Di Indonesia, Indocrete merupakan satu-satunya perwakilan Bomanite Internasional, aplikator dekoratif concrete tingkat dunia. Sehingga, seluruh pekerja di Indocrete telah tersertifikasi Bomanite Internasional.
"Jadi artinya dalam pengerjaannya kita lebih terawasi dari orang-orang yang memang di training dengan baik oleh Bomanite Internasional. Kita memang setiap satu bulan, dua kali dapat training materi dan praktik dari Bomanite. Otomatis hasilnya diharapkan lebih baik dari yang lainnya," terangnya.
Pewarta: Binti Rosyidah Editor : Farik Fajarwati