Kepala Lapas kelas IIA Sukun Malang Tri Anna Aryati Bc IP SH MSi mengatakan, Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu digelar dengan tujuan untuk mengingatkan bahwa Ideologi Pancasila tidak bisa digantikan oleh paham apapun. "Selain untuk meningkatkan paham ideologi Pancasila juga mengenang jasa Pahlawan Bangsa," ucap Anna kepada Jawa Pos Radar Malang Jumat (1/10).
Bertempat di Aula Kartini Lapas Perempuan Sukun Malang, dalam acara ini seluruh penghuni lapas juga diajak mengingat jasa para pahlawan yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI. "Ini tentu tidak lepas dari perjuangan para pahlawan revolusi yang telah gugur dalam peristiwa sejarah G30S/PKI," ucap Tri Anna.
Menurutnya, mengenang jasa para Pahlawan Revolusi sangatlah penting untuk mendorong semangat mempertahankan NKRI. Utamanya di era milenial seperti sekarang. "Mendoakanya (para pahlawan revolusi) merupakan hal yang tidak boleh kita lupakan," tambah dia.
Setelah selesai melaksanakan upacara secara virtual, para petugas Lapas Perempuan Malang kembali bergabung dalam kegiatan “Kumham Beroda untuk Negeri”, yang diselenggarakan secara virtual.
Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian Hari Dharma Karya Dika (HDKD) 2021.
Pewarta: Bayu Suryo Kusumo Editor : Farik Fajarwati