”Sebelum diaspal, saya sama dan teman lainnya ada saja yang jatuh. Beberapa shock (breaker) motor kami juga rusak karena sering menghantam lubang,” kata pria berusia 56 tahun tersebut. Di musim hujan seperti sekarang, dia menyebut bila pengaspalan jalan sangat bermanfaat. Sebab sebelumnya banyak genangan air yang tersaji di ruas jalan tersebut. Belum lagi ketika malam hari, saat minim pencahayaan.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi mengakui bila ruas jalan itu kerap dikeluhkan masyarakat. Khususnya lubang yang menganga, yang membuat pengendara harus ekstra hati-hati. ”Memang sudah lama tidak diperbaiki. Alhamdulillah bisa dianggarkan di perubahan APBD 2021,” kata dia.
Diah menambahkan bila perbaikan jalan tersebut menghabiskan anggaran Rp 1,3 miliar. Setelah proses perbaikan tuntas, dia berharap kondisi jalan dapat memperlancar mobilitas dan mendukung perekonomian masyarakat, khususnya warga di Kecamatan Kedungkandang. Tak hanya jalan K.H. Malik Dalam, DPUPRPKP Kota Malang kini juga melakukan pemutakhiran data seluruh jalan di Kota Malang. Tujuannya agar perbaikan bisa cepat dilakukan pada tahun anggaran berikutnya. (adn/by) Editor : Mardi Sampurno