Untuk mempersiapkan PON, sejumlah kota maupun kabupaten menggelar persiapan melalui coaching clinic yang difasilitasi oleh Klenteng Eng An Kiong. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (30/7) yang diikuti pengurus se-Jawa Timur dari 11 daerah.
Diungkapkan oleh ketua panitia Brilliant Matriwiria, coaching clinic tersebut merupakan rangkaian kegiatan barongsai di bawah Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Provinsi Jawa Timur. Selain itu, barongsai juga sudah resmi masuk di KONI Kota Malang.
"Dalam coaching clinic, ada beberapa hal yang kami berikan. Yakni penjelasan mengenai penilaian, teknik dasar, dan filosofi," terang Brilliant.
Sebagai cabang olahraga, nantinya barongsai akan memiliki 24 kategori baru. Di samping termasuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON 2023, barongsai juga akan dipertandingkan Kejuaraan Provinsi Jatim di bulan September 2022 mendatang.
"Kalau di Kejurprov ada 8 kategori barongsai. Yang meliputi taolu bebas tonggak, taolu bebas lantai, taolu bebas liong, barongsai halang rintang, barongsai kecepatan, barongsai ketangkasan Zuo Tou, barongsai ketangkasan Gua Yao, dan barongsai ketangkasan Shuang Tui," bebernya.
Melalui coaching clinic, pihaknya berharap agar bisa menularkan ilmu dari 11 daerah di bawah FOBI Jatim. Selain itu, dengan banyaknya pelatih diharapkan akan menjaring bibit atlet baru untuk persiapan PON 2023 yang diadakan tahun 2024 di Aceh serta Sumatera Utara.
"Untuk kegiatan PON 2023, Kota Malang akan diwakili 4 tim. Yang terdiri dari Sasana Eng An Kiong, Sasana Satria Muda, Sasana Makin, dan Tentara Alap-alap," pungkasnya. (mel) Editor : Mardi Sampurno