Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Biar Warga Lebih dekat dengan Alutsista

Mardi Sampurno • Senin, 15 Agustus 2022 | 14:45 WIB
DARI RAKYAT UNTUK RAKYAT: Sejumlah warga bersama keluarga memanfaatkan kesempatan berfoto dengan latar tank milik TNI Angkatan Darat di Lapangan Brawijaya Rampal, Klojen, Kota Malang, kemarin
DARI RAKYAT UNTUK RAKYAT: Sejumlah warga bersama keluarga memanfaatkan kesempatan berfoto dengan latar tank milik TNI Angkatan Darat di Lapangan Brawijaya Rampal, Klojen, Kota Malang, kemarin
MALANG KOTA– Warga yang penasaran ingin tahu seperti apa kekuatan TNI dengan persenjataannya, tak perlu repot. Datang saja ke Lapangan Rampal. Sebab di sana digelar pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Minggu pagi (14/8) kemarin misalnya, Lapangan Brawijaya Ram pal dipadati ribuan masyarakat. Tidak jauh dari arena lari tepatnya di timur lapangan, berjajar kendaraan tempur TNI Angkatan Darat. Jenisnya pun beragam. Tampak beberapa orang seperti anak-anak dan orang tua berebut foto di atas kendaraan.

Menurut Kepala Penerangan Korem 083 Baladhika Jaya Malang (Kapenrem) Mayor (Arh) Ciptadi, kendaraan-kendaraan tersebut diperlihatkan dalam rangka memperingati HUT ke-77 RI. Salah satu tujuannya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat. Juga mende katkan TNI dengan warga.

“Di sini tidak hanya ada kendaraan tempur. Namun juga alutsista (alat utama sistem persenjataan) lain, pusaka, hingga koleksi foto-foto sejarah. Di samping memberikan edukasi, kami berharap bisa semakin membangun kebersamaan serta persatuan bersama masyarakat,” jelasnya.

Saat mengunjungi bagian pameran kendaraan temur, Jawa Pos Radar Malang melihat tiga kendaraan TNI. Yakni kendaraan tempur berjenis komodo, anoa, dan truk unit dekontaminasi. Demikian seperti yang dipaparkan oleh salah seorang driver kendaraan tempur Ade Prananda.

“Untuk kendaraan tempur ko modo dan anoa masingmasing jumlahnya 3 dan 2. Ke duanya dari Batalyon Infanteri Mekanis 512 atau Yonif Mekanis 512,” kata Ade di selasela melayani permin taan foto.

Ade mengungkapkan, kendaraan komodo dan anoa memiliki perbedaan. Secara ukuran, komodo berukuran 4x4 dengan 4 roda. Sementara anoa berukuran 6x6 dengan 6 roda. Selain itu, dari segi kegunaan pun juga berbeda. Jika komodo untuk komandan kompi, anoa diperuntukkan bagi pasukan.

“Senjatanya pun berbeda. Ka lau komodo senjatanya menembak dari dalam, sedangkan anoa menembak dari luar. Biasanya, kendaraan-kendaraan tempur ini digunakan untuk latihan hingga pengamanan presiden dan wakil pre siden saat melakukan kunjungan ke daerah,” tambahnya.

Tak hanya dua jenis kendaraan itu. Di sisi lain, ada pula beberapa tank dari Batalyon Kavaleri 3 atau Yon Kav 3. Kemudian, juga truk unit dekontaminasi dari Batalyon Zeni Tempur 5 atau Yon Zipur 5/ABW. (mel/abm) Editor : Mardi Sampurno
#lapangan rampal #TNI #Alutsista #pameran alutsista