Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Proyek Gantangan Berjalan 35 Persen

Mardi Sampurno • Kamis, 1 September 2022 | 20:19 WIB
TUNTAS OKTOBER: Pembangunan gantangan di eks TPA Lowokdowo, Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Kedungkandang sudah berjalan satu bulan. (darmono/radar malang)
TUNTAS OKTOBER: Pembangunan gantangan di eks TPA Lowokdowo, Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Kedungkandang sudah berjalan satu bulan. (darmono/radar malang)
MALANG KOTA – Sudah sebulan penuh pembangunan gantangan burung di eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lowokdoro berlangsung. Lahan yang sebelumnya rata dengan tanah itu kini telah berdiri dua bangunan. Dari pantauan koran ini kemarin (31/8), tampak para pekerja mengoperasikan sejumlah alat berat untuk menuntaskan pembangunan. 

Proyek gantangan milik Pemkot Malang itu ditarget tuntas dalam 120 hari saja. Artinya, bulan Oktober nanti gantangan dengan daya tampung 64 kandang burung itu sudah bisa digunakan. Saat ini, progres pembangunannya sudah menyentuh 35 persen.

”Progres pembangunan masih on the track (sesuai target), kami tiga hari lalu ke sana, dan optimistis bisa tuntas Oktober,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni.

Perempuan yang kerap disapa Dayu itu menambahkan, di sekitar gantangan itu juga telah dibangun plengsengan. Sebab, di dekat kawasan gantangan tersebut ada sebuah sungai. Bangunan yang sudah terbangun itu nanti masih perlu dipoles lagi, seperti menambah tempat gantungan kandang burung.

Tak hanya membangun area gantangan saja, pihaknya juga menyiapkan lahan khusus untuk parkir, toilet, sumur resapan, saluran drainase dan fasilitas penunjang lainnya. Ke depan, pihaknya juga bakal membuat sebuah taman kecil di sana. Dengan begitu, lahan seluas 3.700 meter persegi bisa termanfaatkan semuanya. ”Pujasera coba kami tata muat berapa, namun setidaknya cukup untuk masyarakat sekitar yang mau buka usaha,” kata Dayu.

Untuk membangun gantangan burung itu, disporapar mengeluarkan anggaran senilai Rp 2,2 miliar. Dayu berharap pembangunan gantangan tersebut dapat mewadahi para kicau mania di Kota Malang dan Malang raya. Ke depan, mereka juga berencana menggelar lomba di sana. ”Gantangan tak hanya jadi untuk para kicau mania, bagi masyarakat yang ingin nonton juga bisa datang ke sana,” imbuhnya.

Di tempat lain, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika berharap proyek gantangan burung itu bisa kelar sesuai jadwal. Sebab keberadaannya bisa membawa banyak manfaat. ”Itu juga bisa menarik wisatawan, karena bicara penghobi burung di Kota Malang ini banyak,” tuturnya. Ke depan, politisi PDI Perjuangan itu juga ingin ada event rutin di sana. (adn/by) Editor : Mardi Sampurno
#Gantangan Burung #Pemkot Malang #Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lowokdoro