Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mal Pelayanan Publik Alun-Alun Merdeka Tampung 400 Layanan

Mardi Sampurno • Minggu, 4 September 2022 | 01:08 WIB
MEMUDAHKAN WARGA: Petugas Pemkot Malang tampak memberi layanan administrasi ke warga di Mal Pelayanan Publik Alun-Alun Merdeka, kemarin. (Suharto/Radar Malang)
MEMUDAHKAN WARGA: Petugas Pemkot Malang tampak memberi layanan administrasi ke warga di Mal Pelayanan Publik Alun-Alun Merdeka, kemarin. (Suharto/Radar Malang)
MALANG KOTA – Warga Kota Malang yang ingin mengurus administrasi tak perlu repot harus datang ke Block Office atau kantor terpadu di Arjowinangun. Cukup datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Lantai 3 Mal Alun-Alun. Karena di sana, akan ada stan yang bisa memberi pelayanan 400 jenis layanan. Selama delapan bulan beroperasi, sementara ini masih ada 180 layanan dengan dari 14 instansi.

Kekurangan jumlah layanan ini bakal dituntaskan pada November. Setidaknya ada tujuh tenant baru yang berdiri di sana. ”Kini sudah ada dari Pengadilan Negeri Klas I Malang, sisanya nanti ada instansi lainnya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Siti Mahmudah, kemarin.

Untuk tambahan tenant itu, Disnaker-PMPTSP mengeluarkan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar. Dia juga menjelaskan layanan diperbanyak untuk kepentingan warga. Tambahan layanan itu berupa layanan pernikahan hingga masalah keuangan atau perkreditan. Dengan tambahan itu, wanita berhijab itu menyebut akan ada 400 layanan di MPP.

Operasional MPP sendiri dibuka pada Senin hingga Jumat. Namun dari lima hari itu, hari Senin sampai Kamis kerap ramai didatangi warga.

Bahkan saat hari Senin sampai kamis itu dalam satu jam setidaknya ada 8-10 warga yang datang. Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang, tenant yang paling ramai didatangi antara lain disnaker-PMPTSP dan dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil). Namun berbeda saat hari Jumat. Seperti kemarin, jumlah warga yang datang lebih sedikit. Dalam satu jam, setidaknya ada lima warga yang datang ke MPP.

Menurut Mahmudah, keberadaan MPP sejauh ini cukup membantu sejumlah layanan perizinan. Terutama untuk warga Kota Malang yang berada di barat tak perlu jauh-jauh ke Block Office Arjowinangun. Sebab ke depan MPP bisa memangkas waktu warga yang ingin mengurus perizinan.

”Sejauh ini optimal dan mulai merata, berbeda dulu harus ke Arjowinangun untuk ngurus KTP berjam-jam,” jelas Mahmudah.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika meminta pengerjaan tambahan tenant bisa tepat waktu. Menurutnya, keberadaan MPP cukup membantu warga yang ingin mengurus perizinan. ”Namun tetap saja, catatan kami harus ada layanan yang optimal setelah terbangun,” tuturnya.

Tak hanya itu saja, tambahan layanan dari beberapa instansi ke depan juga bisa memberikan edukasi ke warga. Sebab MPP harus bisa mengakomodasi pelayanan yang diinginkan warga. Maka dari itu, target November mendatang seluruh pengerjaan dinanti Made. (adn/abm) Editor : Mardi Sampurno
#Alun alun #Tenant #Edukasi #pelayanan publik #Mal