Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Nikmati Konsep Baru CFD Jalan Ijen Hari Ini

Mardi Sampurno • Senin, 12 September 2022 | 08:57 WIB
ARENA CAR FREE DAY: Mulai Minggu pagi ini, di kawasan Jalan Ijen Boulevard digelar Car Free Day untuk wadah berolahraga warga Kota Malang. Mereka sekaligus bisa memanfaatkan wisata belanja di Stadion Gajayana. (Darmono/ radar malang)
ARENA CAR FREE DAY: Mulai Minggu pagi ini, di kawasan Jalan Ijen Boulevard digelar Car Free Day untuk wadah berolahraga warga Kota Malang. Mereka sekaligus bisa memanfaatkan wisata belanja di Stadion Gajayana. (Darmono/ radar malang)
MALANG KOTA– Kerinduan warga Kota Malang menikmati kesegaran sepanjang kawasan Jalan Ijen bakal terobati Minggu pagi hari ini (11/9/22). Ini bersamaan dengan dibukanya kembali gelaran Car Free Day (CFD) yang sempat vakum dua tahun karena pandemi .

Ada konsep baru dalam gelaran CFD reborn ini. Yakni menyambung dengan Wisata Belanja Tugu di Stadion Gajayana. Selain itu, terdapat enam zona. Mulai dari zona olahraga, zona dolanan tradisional, zona komunitas mahasiswa dan pelaku ekraf, zona musik, zona Aremania, hingga zona kesenian. Konsep seperti ini diusung untuk memfasilitasi seluruh kalangan. 

Demi kelancaran CFD, sejumlah persiapan dilakukan, salah satunya pengaturan arus lalu lintas. Terkait lalu lintas, Plt Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi bersama sejumlah pihak. Di antaranya organisasi perangkat daerah (OPD) lain hingga pihak kelurahan. Menurutnya, ada sejumlah poin yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan CFD. 

“Yang pertama, PKL tidak boleh berjualan di dalam dan sekitar pintu-pintu masuk CFD. Sebab, kami sudah memberi akses bagi PKL di Museum Brawijaya dan Stadion Gajayana,” terangnya. 

Di Museum Brawijaya dan Stadion Gajayana, masyarakat bisa mencicipi aneka kuliner yang dijual para pedagang makanan maupun minuman (mamin). Namun, Handi menyatakan tidak ada stan mamin yang disewakan dalam CFD, sehingga stan mamin hanya ada di dua lokasi tersebut. 

Selanjutnya, ada beberapa angkutan yang tidak bisa masuk. Yakni meliputi kereta kuda, kereta kambing, serta odongodong. Demikian pula bagi persewaan scooter. Mereka bisa beroperasi, tetapi secara terbatas dengan izin khusus dari Dishub Kota Malang. 

“Selain itu, masyarakat yang masuk harus menjaga ketertiban dan kebersihan di CFD. Termasuk mereka yang membawa hewan peliharaan,” tegas Handi. 

Dia menambahkan, apabila terdapat kegiatan insidentil, warga Kota Malang tetap bisa menggelar kegiatan tersebut di CFD. Namun, harus ada izin tertulis sebelumnya ke Dishub Kota Malang. 

Sejumlah fasilitas dan layanan pun turut disediakan. Misalnya saja poskotis serta pusat informasi dan pengaduan yang ada di depan Gereja Katedral. Sementara pusat layanan publik yang tersedia di antaranya adalah stan pembayaran pajak, stan SIM, samsat keliling, stan pembayaran pajak Bapenda, stan Bank Jatim, dan banyak lainnya. Seluruh pusat layanan bisa diakses di Jalan Simpang Balapan. 

“Khusus untuk pusat layanan publik dimulai tanggal 18 September 2022,” sambungnya. 

Menanggapi pelaksanaan CFD, Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan kegiatan mingguan tersebut harus dimanfaatkan dengan baik. Apalagi, konsep yang diusung tak hanya terbatas untuk olahraga. “Kami ingin ada ruang publik yang bisa bebas berekspresi. Adanya zonasi ini bukan berarti pengklasteran, tapi untuk menguatkan kebebasan berekspresi,” katanya. 

Di samping itu, Sutiaji memandang CFD yang digelar hingga Jalan Semeru mampu membawa dampak positif. Salah satunya membantu menggerakkan roda ekonomi yang sempat lesu selama dua tahun pandemi. Meski begitu, pemilik kursi N1 itu menghimbau agar PKL dadakan tidak masuk. 

“Monggo, CFD hadir kembali di Jalan Besar Ijen. Ayo kita berolahraga sambil menikmati waktu bersama keluarga,” ajak suami Widayati itu. (mel/abm) Editor : Mardi Sampurno
#Car Free Day (CFD) #jalan ijen #Kota Malang