Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tilang Pakai Mobil INCAR Absen 2 Bulan

Mardi Sampurno • Senin, 12 September 2022 | 21:02 WIB
MONITOR KAMERA TILANG: Sistem Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR) di mobil milik Polresta Malang Kota sedang dalam proses upgrade. (DOK RADAR MALANG)
MONITOR KAMERA TILANG: Sistem Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR) di mobil milik Polresta Malang Kota sedang dalam proses upgrade. (DOK RADAR MALANG)
HINGGA akhir September 2022, mobil INCAR Satlantas Polresta Malang Kota akan absen mematamatai pelanggar lalu lintas. Itu dilakukan lantaran sistem dalam mobil tersebut yang harus di-upgrade. Penindakan tilang akan dimaksimalkan dengan cara konvensional on the spot seperti dulu. 

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Yoppy Anggi Khrisna mengatakan, proses upgrade sistem mobil Integrated Node Capture Attitude Record itu sudah dimulai Agustus lalu. Karena itu pula, tilang menggunakan mobil INCAR juga tidak dilakukan sejak sebulan lalu. ”Upgrade sistem akan memakan waktu sekitar 2 bulan. Sudah dimulai Agustus lalu, jadi beroperasi lagi bulan Oktober,” ujarnya. 

Meski begitu, penindakan pelanggaran secara langsung atau kasat mata semakin intensif dilakukan. Itu terbukti dengan data tilang bulan Agustus lalu lebih banyak jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. ”Juli lalu kami melakukan 1.173 penindakan tilang dengan barang bukti rekaman dari mobil INCAR sebanyak 200. Sedangkan Agustus kami melakukan penindakan tilang sebanyak 1.762 tanpa barang bukti dari kamera INCAR,” ungkapnya. 

Khrisna menambahkan, penindakan tilang dengan menggunakan mobil INCAR rata-rata mencapai 200 kasus per bulan. Sepanjang semester pertama tahun ini, pihaknya telah melakukan 764 tilang menggunakan mobil tersebut. Namun itu tidak penuh selama enam bulan. Sebab, pada Januari lalu mobil tersebut juga dalam proses upgrade sistem. 

Setiap hari, mobil Incar berkeliling Kota Malang secara acak. ”Lokasi target operasi selalu berbedaberbeda,” ujarnya. Namun, Khrisna menyebut kawasan-kawasan tertib lalu lintas menjadi prioritas utama. ”Misalnya di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Ijen, dan lainnya,” imbuhnya. Khrisna menyampaikan pelanggar lalu lintas yang terekam mobil incar didominasi oleh pengguna jalan raya yang tidak menggunakan helm. (dre/fat) Editor : Mardi Sampurno
#tilang #Sistem #satlantas polresta malang kota #Mobil Incar #lalu lintas #Upgrade