Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kampus Ma Chung Bekali Alumni Jiwa Entrepreneurship

Mardi Sampurno • Senin, 19 September 2022 | 23:15 WIB
LULUSAN TERBAIK: Niken Maryu Larasati, S1 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (PPBM) yang  meraih predikat Lulusan Terbaik Universitas Ma Chung Angkutan ke-12 tahun 2022. (FOTO-FOTO: RENI INDRISARI/RADAR KANJURUHAN)
LULUSAN TERBAIK: Niken Maryu Larasati, S1 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (PPBM) yang meraih predikat Lulusan Terbaik Universitas Ma Chung Angkutan ke-12 tahun 2022. (FOTO-FOTO: RENI INDRISARI/RADAR KANJURUHAN)
MALANG - Universitas Ma Chung melepas 303 alumni untuk berkarya nyata di tengah masyarakat. Mereka telah dibekali ilmu dan kompetensi di bidangnya. Para lulusan juga dibekali jiwa entrepreneurship dan tangguh dalam beradaptasi. Termasuk menghadapi perubahan pembelajaran dari luring menjadi daring.

Rektor Universitas Ma Chung Dr Murpin Josua Sembiring SE MSi mengatakan, wisuda angkatan ke-12 ini terasa istimewa. Karena mereka bisa mengikuti wisuda luring setelah dua tahun sebelumnya digelar secara daring. Balai Pertiwi Universitas Ma Chung pun kembali diisi dengan wajah-wajah bangga dan bahagia orang tua serta wisudawan.

Dirinya mengakui pandemi telah mengajarkan masyarakat untuk bertahan dan mengalahkan ketakutan, halangan, rintangan, yang hadir dalam segala bentuk gejolak perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, dan ketidakjelasan yang ada di berbagai lingkungan.

“Satu hal yang pasti, hidupilah semboyan para pendiri Universitas Ma Chung, Minum Air Jangan Lupa Sumbernya. Sejauh-jauhnya kalian melangkah dan setinggi-tingginya kalian terbang, jangan lupa selalu kembali berbakti pada sumber di mana kalian pernah memperoleh bekal kehidupan,” pesannya kepada para wisudawan.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof Dr Dyah Sawitri SE MM mengatakan, pemerintah telah memangkas sistem birokrasi pendidikan di Indonesia. Jika selama ini harus melalui 5 tingkatan hingga ke Kementerian. Saat itu, kampus cukup berkoordinasi dengan LLDIKTI.

“Dengan sistem birokrasi yang ringkas, maka diharapkan upaya meningkatkan kualitas pendidikan lebih mudah tercapai. Sehingga misi mencapai target universitas unggul dan world class university lebih mudah dicapai. Salah satunya, mahasiswa cukup 4 tahun kuliah dan lulus,” ungkap Prof Dyah, sapaan akrabnya, dalam pidato sambutannya.

Photo
Photo
WISUDAWAN BERPRESTASI: Dewi Febriani Pramono, S1 Prodi Farmasi peraih HSK Tertinggi dari Prodi Non-PPBM: HSK Level 4 dengan skor 289.

Photo
Photo
WISUDAWAN BERPRESTASI: Iman Bramantya Raafifalah, S1 Prodi Sains dan Teknologi peraih skor TOEIC Tertinggi (985 dari nilai tertinggi 990).

Menurutnya, dunia pendidikan adalah pemegang amanah yang menentukan kualitas SDM unggul yang menjadi prioritas pemerintah saat ini. Pendidikan harus dipastikan memiliki kualitas, kapasitas, dan fokus pada misi membangun SDM yang unggul dan kompeten. “Diharapkan Ma Chung dapat melahirkan lulusan yang sehat, kreatif, inovatif, kompetitif, produktif, menguasai IPTEK serta riset dan inovasi,” tandasnya.

Selain itu, ada juga kompetensi dan sertifikasi yang diperoleh lewat berbagai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), juga memiliki mutu etika moral serta karakter yang baik sebagai ciri khas Universitas Ma Chung – semua itu menyiapkan lulusan Ma Chung untuk berani terbang tinggi, walaupun sendiri. Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Ma Chung, Prof Dr Patrisius Istiarto Djiwandono memberikan laporan atas kondisi umum lulusan angkatan ke-12 Universitas Ma Chung.

Menurutnya, di pusat karir mencatat bahwa secara umum 70 persen telah memiliki status bekerja, berwirausaha, juga studi lanjut. Rata-rata telah mencari kerja 3 bulan sebelum wisuda, sebanyak 38 persen sudah diterima bekerja, 11 persen berwirausaha, dan 16 persen melanjutkan studi ke jenjang S2.

”Bagi mereka yang bekerja, ada yang di instansi Pemerintah maupun BUMN sebanyak 3 persen, perusahaan swasta 40 persen, wiraswasta 23 persen, dan bidang lainnnya 34 persen,” terangnya. Dari pantauan Pusat Karir Universitas Ma Chung, beberapa perusahaan tempat bekerja alumni tahun ini antara lain PT Sayap Mas Utama (Wings Group), BCA, Tancorp, Siloam Hospitals, PT Indomarco Prismatama, Konsulat Jenderal Selandia Baru, ZettaByte (Singapura), dan lain sebagainya. (ren/nay) Editor : Mardi Sampurno
#alumni #Jiwa Entrepreneurship #Kampus Ma Chung