Sebagai contoh, pada 17 September harga emas Rp 961 ribu per gram. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan harga kemarin. Selisihnya Rp 9 ribu per gram. Sementara pada tanggal 19-20 September harga stabil di angka Rp 968 ribu per gram. ”Naik dan turunnya harga emas seperti itu lumrah terjadi. Yang penting informasi kenaikan maupun penurunan layak diperhatikan. Khususnya bagi masyarakat yang berminat membeli emas Antam,” sambung Imam.
Dia menambahkan, saat ini produk yang paling diminati pembeli adalah emas Antam dengan bobot 10 gram. Biasanya emas itu diperlukan untuk kebutuhan mahar pernikahan. Per 21 September 2022, harganya Rp 9.172.000. Naik Rp 20 ribu dibanding sehari sebelumnya.
Hal berbeda terjadi di toko emas Bulan Purnama. Di tempat itu, harga emas batangan cenderung mengalami penurunan dalam satu bulan terakhir. Penurunannya antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.
Informasi itu diungkapkan salah seorang penjaga toko, Helmi Alif. “Ini waktu yang tepat untuk melakukan investasi emas. Belakangan peminatnya mencapai antara 60-70 persen,” tuturnya. Misalnya pada emas Antam, sebelumnya harganya sempat menyentuh Rp 1.030.000 per gram. Namun per 21 September menjadi Rp 1.011.500 per gram. (mel/fat) Editor : Mardi Sampurno