Jika masuk ke dalam GOR, siapa pun akan merasa gerah. Sebab sirkulasi udara di sana cukup minim. Sadar dengan problem-problem itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menyebut bila pihaknya sudah menyusun rencana perbaikan.
Namun dalam dua tahun terakhir pihaknya terkendala anggaran. Sehingga perbaikan GOR kemungkinan baru bisa dieksekusi tahun depan. ”Kami coba usulkan ke Pemprov (Jawa Timur), karena kerusakan yang ada juga cukup banyak,” terang wanita yang kerap disapa Dayu itu kepada koran ini kemarin (23/9).
Dia menambahkan jika perbaikan itu bakal dilakukan secara menyeluruh. Selain itu, pihaknya juga bakal memasang pagar di sana untuk keamanan. Problem sirkulasi udara yang minim juga bakal mendapat perhatian. Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu turut merasakan hawa yang cukup panas jika memasuki GOR. ”Kami lihat memang sirkulasi udara di sana kurang, nanti mau ditambah kayak ventilasi supaya tidak pengap,” tambah Dayu.
Di tempat lain, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Fathol Arifin berharap pemkot serius memperbaiki gedung tersebut. Terkait problem anggaran di dua tahun sebelumnya, dia cukup memakluminya. Sebab pandemi Covid-19 membuat beberapa pos anggaran harus dialihkan. Bahkan anggaran perawatan fasilitas olahraga tidak ada sama sekali.
Ke depan, saat perbaikan dilakukan, dia berharap pemkot bisa mengintegrasikannya dengan beberapa fasilitas. ”Di sisi timur kan juga dibangun arena sepatu roda. Itu harus terintegrasi,” tuturnya. (adn/by) Editor : Mardi Sampurno