Sesuai rundown ada 19 kegiatan yang dihelat mulai pukul 09.00 - 10.37 pagi. Kegiatan dibuka dengan video opening screen dilanjut doa pembuka. Setelah itu 268 siswa memasuki aula dengan mengenakan seragam biru putih lengkap dengan mahkota berwarna hitam dan dihias bulu aneka warna. Mereka seluruhnya membawa alat musik seperti angklung, biola, pianika untuk mempersembahkan lagu-lagu pujian.
“Kami tentu sangat bahagia dan bangga bisa melakukan kegiatan ini lagi secara langsung. Karena tahun lalu kita hanya bisa menyelenggarakan secara zoom. Sehingga siswa hanya menyuguhkan tampilan melalui rekaman saja,” ucap Ketua Pelaksana kegiatan Mariana, Sabtu (1/10).
Maka dari itu, perbedaan mencolok dibanding tahun lalu sangat terlihat di semua raut wajah siswa dan wali murid. Meskipun senyumannya terhalang oleh masker, tapi sorot mata kegembiraan tetap terpancar. Setelahnya kegiatan dilanjutkan dengan dua talk show bahkan juga ada door prize bagi semua peserta Kosayu Pra1se.
Adapun tujuan dan harapan diadakannya Kosayu Pra1se yakni bisa menggali potensi yang ada. Serta mampu mengolah sebagai pencapaian baru dalam hidup siswa serta sekolah. "Semoga kegiatan ini terus dilakukan. Agar siswa terus bisa berkarya," katanya.
Pelaksanaan kegiatan hari ini juga dibarengi dengan pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sehingga turut mengundang siswa SDK sebanyak 76 yang masih berada di bawah naungan satu yayasan. Selain itu, dalam Kosayu Pra1se 2022 juga dilakukan launching 45 buku yang ditulis oleh seluruh siswa.
“Kami memang ada program menulis. Sehingga semua anak dibimbing langsung oleh guru. Ada yang menulis cerpen, komik, hingga mengabadikan karya fotografinya dalam buku,” jelas dia lagi. Dengan kegiatan seperti ini, akan berdampak besar bagi kemampuan siswa. Karena mereka tidak melulu mendapatkan pelajaran kurikuler setiap hari. Namun juga mendapatkan pengajaran soft skill yang dikembangkan pada bangku menengah pertama. (fif) Editor : Mardi Sampurno