Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tewas setelah Senggol Vespa dan Tabrak Pohon

Mardi Sampurno • Selasa, 25 Oktober 2022 | 05:05 WIB
KURANG KONSENTRASI: Polisi menunjukkan motor Honda CBR yang masih terjepit di antara pohon dan pembatas jalan pada kecelakaan yang terjadi di Jalan Mayjen Panjaitan, Sabtu dini hari (22/10). RELAWAN MALANG RAYA FOR RADAR MALANG
KURANG KONSENTRASI: Polisi menunjukkan motor Honda CBR yang masih terjepit di antara pohon dan pembatas jalan pada kecelakaan yang terjadi di Jalan Mayjen Panjaitan, Sabtu dini hari (22/10). RELAWAN MALANG RAYA FOR RADAR MALANG
MALANG KOTA - Satu nyawa melayang dalam kecelakaan kendaraan roda dua di di Jalan Mayjen Panjaitan, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Sabtu dini hari (22/10). Korban bernama Farrel Avelino Nadeak, warga Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera Utara. Remaja 18 tahun itu mengembuskan napas terakhir setelah motor sport yang dia kendarai menyenggol Vespa dan menghantam sebuah pohon.

Tapi kejadian itu tidak langsung mendapat penanganan polisi. ”Kami baru mendapat laporan pada pukul 03.00,” kata Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Saiful Ilmi kemarin (23/10). Meski demikian, polisi tidak terlalu sulit uhntuk mendapatkan keterangan saksi dan melakukan olah TKP.

Photo
Photo
Vespa Sprint yang disenggol Honda CBR sebelum akhirnya menabrak pohon. RELAWAN MALANG RAYA FOR RADAR MALANG

Berdasar keterangan para saksi, kecelakaan bermula saat Farrel mengendari Honda CBR bernomor polisi N 4205 ACE dari arah timur. Pada saat yang sama, di depan Farrel meluncur Vespa Sprint nomor polisi M 6701 HS yang dikendarai Muhammad Furqan, 40.

Diduga terkejut dengan keberadaan Vespa di depannya, mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Kota malang itu berusaha menghindar ke sisi kiri jalan. Sayang, jarak antara kedua motor itu sudah terlalu dekat. Motor CBR yang dikendarai Farrel mengyundul bagian belakang Vespa yang dikendarai Furqan.

Vespa berwarna kuning itu langsung roboh, sementara CBR hitam tetap meluncur tak terkendali. ”Setelah menyundul Vespa, CBR hilang kendali dan menabrak pohon di pinggir jalan,” papar Saiful. Pengendara Vespa yang jatuh hanya mengalami luka ringan di kakinya. Namun nasib berbeda dialami Farrel yang mengendari Honda CBR. Dia mengalami luka parah di bagian kepala akibat benturan yang dangat keras.

Beberapa saksi mata mengatakan bahwa dini hari itu Farrel mengendarai motor dengan kecepaan antara 40 sampai 50 km/ jam. Bukan sebuah kecepatan yang tinggi, namun mengakibatkan benturan yang sangat keras dengan pohon lantaran pengemudinya hilang kendali. Jenazah korban pun langsung dibawa ke Unit Forensik RSSA untuk menjalani visum et repertum. Kabar terakhir, jenazah Farrel sudah diterbangkan ke kampung halamannya di Medan pada Sabtu malam. (biy/fat) Editor : Mardi Sampurno
#meninggal dunia #laka lantas #kecelakaan