SOLO - Ada dua modal yang harus dimiliki Arema FC saat meladeni Persita Tangerang, nanti sore (pukul 15.15). Pertama, mereka harus mempunyai ketajaman di lini depan.
Kedua, skuad asuhan Javier Roca harus mampu merusak koneksi bagus antar-pemain Argentina di skuad tim berjuluk Laskar Cisadane tersebut.
Sejauh ini, kolaborasi bagus negeri Tango menjadi salah satu kunci sukses Persita Tangerang saat ini. Agustin Cattaneo, Ezequiel Vidal, dan Ramiro Fergonzi mampu menjadi metronom yang membuat tim bermain lebih variatif. Koneksi bagus pemain Argentina itu salah satunya tersaji di pertandingan melawan Rans Nusantara beberapa waktu lalu.
Statistik duet Vidal dan Fergonzi dalam tiga laga terakhir sudah menghasilkan dua gol dan satu assist. Total dalam 13 pertandingan yang mereka jalani, sudah tercipta 12 gol dan 8 assist. Rinciannya, Fergonzi menciptakan 6 gol dan 5 assist. Sedangkan Vidal membuat 6 gol dan 3 assist. Saat ini Persita ada di posisi ke 6 klasemen Liga 1.
Sadar akan kondisi tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Javier Roca memastikan bakal memberikan perhatian khusus kepada keduanya. ”Mereka (Vidal dan Fergonzi) sangat kompak. Kami harus benar-benar mewaspadai mereka,” jelas pelatih asal Chile tersebut.
Berdasar analisis timnya di beberapa pertandingan, baik Vidal dan Fergonzi bisa memanfaatkan sedikit celah di pertahanan lawan menjadi gol. Gol keempat Persita Tangerang saat bersua Rans Nusantara beberapa waktu lalu jadi salah satu contohnya.
Berangkat dari itu, Roca mengaku sudah menyiapkan sejumlah antisipasi. Salah satunya dengan tidak memberikan banyak ruang untuk keduanya. ”Kami harus membuat mereka tidak enak berkreasi. Karena itu kami harus selalu berusaha memberikan pressing,” tambah dia.
Dalam perjalanannya sebagai pelatih di Indonesia, Roca tercatat sudah dua kali melawan Persita Tangerang. Selama waktu tersebut, dia tidak pernah mengalami kekalahan.
Sementara itu, lini depan Arema FC juga harus lebih tajam lagi. Mereka dituntut mampu memanfaatkan banyak peluang. Tugas untuk itu harusnya berjalan mudah. Sebab lini pertahanan Persita mempunyai banyak celah. Salah satu indikasinya terlihat dalam tiga laga terakhir Persita, yang selalu kebobolan.
Tercatat, gawang klub asal Tangerang itu sudah kemasukan 7 gol dalam tiga laga. Sampai pertandingan pekan ke-14 BRI Liga 1, Persita sudah kemasukan 20 gol. Angka tersebut menjadi yang terbanyak kelima di antara kontestan Liga 1 lainnya.
Senada dengan Roca, penyerang Arema FC Dedik Setiawan mengaku siap kembali menjalankan tugasnya dengan baik. Menurut pemain asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang tersebut, dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat gol. ”Harus maksimal saat nanti diberikan kesempatan bermain kembali,” jelasnya.
Sementara itu, mengenai pertandingan melawan Arema FC, Pelatih Persita Tangerang Angel Alfredo Vera memprediksi bila itu bukan laga yang mudah. Butuh tenaga ekstra untuk bisa mengungguli Singo Edan. ”Mereka saat ini dalam performa yang bagus. Tiga laga tanpa kalah,” tuturnya.
Meski begitu, juru taktik asal Argentina itu mengaku kalau timnya bakal tetap berusaha menang. Dia juga menyebut bila semua elemen tim ingin melanjutkan tren positif dari laga sebelumnya. ”Tentunya kami ingin terus konsisten mendapatkan hasil terbaik,” tuturnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Alfredo Vera mengaku kalau timnya harus disiplin dan berusaha keras. Baginya itu penting karena permainan Singo Edan cenderung lebih banyak menunggu di garis pertahanan. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno