Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemancing Temukan Jenazah Hanyut

Mardi Sampurno • Sabtu, 24 Desember 2022 | 01:33 WIB
HILANG DUA HARI: Tim gabungan mengevakuasi jenazah Supriatna yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Brantas, Jalan Wonorejo, Gang Kedongdong, Kecamatan Kedung kandang, kemarin (22/12).
HILANG DUA HARI: Tim gabungan mengevakuasi jenazah Supriatna yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Brantas, Jalan Wonorejo, Gang Kedongdong, Kecamatan Kedung kandang, kemarin (22/12).
MALANG KOTA – Sesosok mayat ditemukan mengambang di sekitar aliran Sungai Brantas Jalan Wonorejo, Gang Kedongdong, Kecamatan Kedungkandang, kemarin pagi (22/12). Jenazah yang ditemukan pemancing itu diketahui bernama Supriatna, 56, warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang. Dia sempat dilaporkan hilang pada Selasa (20/12) dengan jejak pakaian di tepi sungai.

Jenazah Supriatna ditemukan sekitar pukul 10.30. Lokasinya sekitar 700 meter dari tempat dia dilaporkan menghilang. ”Beliau memang sering pergi ke sungai. Paling lama, jam lima sore sudah pulang,” ujar Sindi Pratama, salah seorang putri korban.

Sindi juga menceritakan, Selasa lalu, antara pukul 14.00-15.00, adiknya melihat Supriatna berjalan menuruni sungai. Namun hingga magrib Supriatna tak kunjung pulang. Sekitar pukul 21.00, pihak keluarga memutuskan untuk melakukan pencarian sendiri. Lantaran hingga malam korban tak ditemukan, keluarga meminta bantuan ketua RW.

Malam itu juga, warga dikerahkan menyusuri sungai untuk mencari Surpiatna. Pencarian terus dilakukan pukul 00.30, namun korban tak kunjung ditemukan. Pihak keluarga akhirnya melaporkan hal tersebut ke Polsek Kedungkandang pada Rabu pagi.

Hari itu, tim gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian. Terdiri dari personel SAR Trenggana, KNDJH Rescue 020, TRC dari BPBD, Linmas Bumiayu, dan perangkat RT/RW. Tim tersebut turun melakukan pemantauan sekitar pukul 09.00. Sekitar pukul 14.15, mereka menemukan pakaian korban di atas batu di bibir sungai.

Pencarian dilanjutkan pada Kamis (22/12). Sekitar pukul 07.51, Tim SAR Gabungan menyisir sungai ke arah selatan. Lalu pada pukul 10.25, seorang pemancing melihat tubuh korban yang mengambang di tengah sungai. Pemancing itu langsung menghubungi Posko SAR Gabungan yang berada di sekitar Jembatan Balek. ”Bapak sudah ditemukan dan sampai di rumah pukul 11.00, ” kata Sindi.

Kapolsek Kedungkandang Kompol Agus Siswo Hariyadi memastikan bahwa di tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Artinya, kematian korban murni akibat musibah. (kr-3/fat) Editor : Mardi Sampurno
#mayat mengambang di sungai brantas #mayat di sungai brantas #penemuan mayat #sungai brantas #kedungkandang