Genangan hampir memasuki sejumlah etalase bangunan. Salah satunya yakni etalase toko kue milik Wiwik Sunarni. Beruntung, genangan air tak sampai masuk ke dalam tokonya. ”Kalau hujan, memang sering menggenang atau banjir. Hari ini (kemarin) masih mending karena hanya sampai depan toko. Biasanya air bisa masuk ke dalam,” kata perempuan yang sudah berdagang kue di Jalan Sartono sejak empat tahun lalu itu. Wiwik mengungkapkan, sebelum dirinya pindah ke sana, jalan itu tidak pernah tergenang. Namun belakangan setiap hujan selalu muncul genangan.
Dari informasi yang didapatkan dia, genangan terjadi karena got besar yang letaknya tidak jauh dari rel KA tersumbat. Akibatnya, air dari beberapa titik mengalir ke tempatnya. Itu terjadi karena posisi tempatnya berjualan lebih landai. ”Sebulan lalu, saya dan lima warga patungan sebesar Rp 100 ribu per orang untuk memperbaiki jalan. Sekarang lebih baik, semoga ada perbaikan dari pemerintah,” harap dia. Di tempat lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang Prayitno memastikan bila genangan air di sana tidak berdampak signifikan.
Kepada koran ini, dia juga menyampaikan hasil pantauan pihaknya kemarin sore di beberapa titik. ”Meski hujan turun merata, tapi tidak ada genangan yang di atas 60 cm,” kata dia. (mel/by) Editor : Mardi Sampurno