”Kami masih menunggu kepastian itu apakah sistemnya langsung diberikan ke pembeli atau langsung ke pabrik,” katanya. Rahmad sebenarnya tak terlalu ambil pusing dengan kapan subsidi akan cair. Pihaknya masih bisa menargetkan penjualan motor listrik sebanyak 10 unit per bulannya pada 2023. Ratarata penjualan motor listrik di dealer tempatnya kini sebanyak 8 unit per bulan. Hal yang sama juga diungkapkan Sales Consultant Hyundai Sutoyo Malang Kiki Ari Pratama. Dia mengatakan, tak terlalu pusing dengan adanya subsidi kendaraan listrik.
Terpenting baginya penjualan mobil listrik di tahun 2022 melampaui target sebesar 10 persen. Jika pun ada, maka pemberian subsidi harus ada kepastian. Hal itu membuat pihaknya percaya di tahun ini akan lebih besar lagi pencapaiannya. ”Tahun lalu kami hanya menargetkan penjualan sebanyak 45 unit, dan yang terjual sebanyak 50 unit lebih,” ucap dia. (dur/adn) Editor : Mardi Sampurno