Salah satu orang tua yang menemani anak-anaknya adalah Suseno. Warga RT 4 RW 1 Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang itu baru pertama kali berkunjung. ”Menurut saya kehadiran Taman Kyai Malik sangat bermanfaat. Karena di sekitar Kelurahan Buring tidak ada taman. Jadi ini bisa menjadi hiburan bagi anak-anak,” kata Suseno. Pria yang berusia 55 tahun itu pun berharap ke depan ada penambahan fasilitas di Taman Kyai Malik.
Seperti pagar keamanan agar anak-anak tidak sampai menyeberang atau tertabrak kendaraan yang melaju melalui bagian bawah flyover. ”Ya mending taman daripada tempat ini jadi parkir liar,” imbuh bapak dua anak itu. Di tempat lain, Kepala Bidang (Kabid) RTH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Laode KB Al Fitra menyatakan saat ini Taman Kyai Malik belum diresmikan. Sebab, saat ini posisinya masih berada dalam pengelolaan rekanan.
Sementara itu, saat ini di taman seluas 1.532 meter terdapat berbagai fasilitas penunjang. Seperti bangku untuk duduk santai, jogging track, hingga taman bunga. Pembangunan taman ini, menurut Laode, memakan anggaran sebesar Rp 636,2 juta. ”Pengerjaannya sudah dimulai tanggal 20 September. Rencana awal tahun, Januari 2023 bisa diresmikan,” pungkas pejabat eselon III B Pemkot Malang itu. (mel/adn) Editor : Mardi Sampurno