Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kondisi Kebun Bibit Mojolangu Memprihatinkan

Mardi Sampurno • Minggu, 15 Januari 2023 | 01:10 WIB
TAK UTUH: Tulisan Kebun Bibit Mojolangu rusak sebagian. Bahkan satu huruf tampak hilang.
TAK UTUH: Tulisan Kebun Bibit Mojolangu rusak sebagian. Bahkan satu huruf tampak hilang.
MALANG KOTA - Satu per satu taman di Kota Malang butuh perhatian. Sejumlah fasilitas penunjang taman perlahan rusak karena jarang tersentuh perbaikan. Salah satunya di Kebun Bibit Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru.

Dari pantauan wartawan koran ini kemarin siang (13/1), nama penanda kebun tersebut sudah tidak lengkap. Satu hurufnya hilang dan satu hurufnya rusak. Padahal, ruang terbuka hijau (RTH) dengan luas sekitar 2 hektare itu masih ramai dikunjungi terutama saat sore hari.

Salah satu pengunjung Kebun Bibit Mojolangu Linggar Tri Hermawan menyayangkan kondisi RTH yang tidak terawat. Aspek kebersihan di tempat yang biasa dia kunjungi itu juga kurang diperhatikan. ”Kebersihan di skate park masih kurang. Sampah-sampahnya masih ada berserakan,” ujar laki-laki berusia 22 tahun itu.

Di antara fasilitas yang tersedia, skate park memang tujuan utama bagi Linggar dan temannya. Mereka biasanya datang siang atau sore hari dengan membawa skate board masing-masing. Sayangnya, karena kebersihan yang kurang terjaga, mereka menjadi kurang nyaman dan terganggu.

Fasilitas lain seperti mini fitness di sisi barat bagian depan sudah tidak layak pakai. Ada yang besinya patah, besi berkarat, hingga catnya mengelupas. Pedal sepeda statis juga tidak dapat digunakan lagi. Bahkan, satu permainan sudah menjadi sarang semut.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Teguh Santoso mengungkapkan jika perbaikan taman sudah diagendakan pada 2022 lalu. Sayangnya, anggaran perawatan yang masuk pada APBD 2022 terkena refocusing (pengalihan) anggaran saat perubahan anggaran keuangan (PAK). Alhasil perbaikan Kebun Bibit Mojolangu tertunda.

Meski begitu, pihaknya akan mengusahakan untuk melakukan perbaikan pada tahun ini. ”Tetap kami upayakan tahun ini. Namun, dengan mempertimbangkan alokasi anggaran yang ada,” ujarnya. Dalam APBD 2023, setidaknya DLH memiliki anggaran perawatan 86 taman kurang lebih Rp 4 miliar. Kini Teguh masih menghitung estimasi kebutuhan anggaran perbaikan untuk Kebun Bibit Mojolangu. (yun/adn) Editor : Mardi Sampurno
#Kebun Bibit Mojolangu Butuh Perhatian #kebun bibit mojolangu #Fasilitas Taman Rusak #Kota Malang #radar malang