Sebab, pengendara wajib melakukan transaksi dengan QR Code. Menanggapi hal itu, Sales Branch Manager Pertamina Rayon I Malang Raya Ahmad Ubaidillah mengatakan, sistem baru itu memang masih uji coba saja. ”Karena itu kan serentak, jadi nanti dilihat saja,” kata dia saat dikonfirmasi kemarin (20/1). Ubaid, sapaan akrabnya, menyebut pendaftaran akun di MyPertamina masih bisa diakses. Berbicara konsumsi biosolar di Malang Raya, Pertamina mencatat setiap hari menghabiskan rata-rata 518 KL.
Dengan konsumsi yang tergolong masih aman, Ubaid memastikan tidak ada pengurangan pasokan. Hanya saja memang untuk pembe lian dibatasi supaya tepat sasaran. Adanya uji coba sistem pembelian itu memang mau tak mau harus dipatuhi masyarakat. Namun ada juga sebagian masyarakat yang belum mengetahui uji coba tersebut. Seperti yang diungkapkan Wiyono, salah satu sopir truk perusahaan ekspedisi. ”Saya belum tahu, kalau ada pembatasan jelas ada untung dan ruginya,” kata dia. (mel/adn) Editor : Mardi Sampurno