Anggaran tersebut dibagi untuk empat fasilitas olahraga. Antara lain untuk GOR Ken Arok, Lapangan Kedungkandang, dan Lapangan Voli Karangbesuki. Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi mengatakan, tiga lapangan itu mendesak untuk diperbaiki. Apalagi untuk GOR Ken Arok yang merupakan lapangan tertutup dalam waktu dekat akan dilakukan lelang tender.
”Yang terdekat adalah pemeliharaan dan penambahan fasilitas-fasilitas seperti pagar tembok keliling di GOR Ken Arok,” ujar pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut, kemarin (8/2).
Baihaqi menjelaskan pembangunan pagar tembok keliling bertujuan untuk mengatur pedagang kaki lima (PKL). Terutama para PKL liar yang biasanya berjualan di sekitar GOR. Nantinya, pemagaran bakal dilakukan bersamaan dengan rencana rehabilitasi GOR Ken Arok secara keseluruhan. Mulai dari perbaikan atap, pengecatan ulang seluruh area gedung, pemeliharaan fasilitas gedung, perbaikan toilet, dan perbaikan kanopi-kanopi yang sudah rusak.
”Kemudian, kami tambahkan penerangan di bagian depan hingga mengganti lantai-lantai yang sudah rusak. Intinya diperbaiki semua agar lebih pantas dilihat,” tegas pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.
Baca juga : Tiga Cabor Perlu Fasilitas Latihan
Dia menyebutkan, untuk perbaikan di GOR Ken Arok pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 miliar. Dengan begitu, GOR yang terletak di Kecamatan Kedungkandang itu bisa menjadi pusat kegiatan maupun kompetisi olahraga. Apalagi mulai Juli nanti sudah ada beberapa kegiatan olahraga yang inden.
”Salah satunya liga futsal dengan skala nasional. Untuk itu, kami segera mengebut detail engineering design (DED)-nya. Supaya Maret sampai Juni bisa mulai pengerjaan fisiknya,” imbuh Baihaqi.
Baihaqi menambahkan selain GOR Ken Arok, pihaknya juga menyediakan dana sebesar Rp 275 juta untuk pemeliharaan Lapangan Kedungkandang dan Lapangan Voli Karangbesuki. Perbaikan tersebut digunakan untuk pembangunan toilet dan ruang ganti sebesar Rp 200 juta di Lapangan Kedungkandang. Sisanya ditujukan bagi penambahan tiang di Lapangan Volly Karangbesuki.
Baca juga : Fasilitas Bermain Rusak, taman Hutan Temas Sepi
Di samping itu, disporapar juga melakukan pemeliharaan pada Stadion Gajayana. Seperti pemotonbgan rumput dan kebersihan. Targetnya, pada Maret mendatang bisa digunakan kembali. Demikian pula pemeliharaan rutin lainnya. Seperti pada lapangan tenis dan lapangan sepak bola yang tersebar di lima kecamatan di Kota Malang. Namun, belum ada penambahan fasilitas olahraga untuk tahun 2023 karena keterbatasan dana. (mel/adn)
Editor : Aditya Novrian