Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

DLH Punya Rencana Cabut Seluruh Bangku Ijen, Ini Penjelasannya

Aditya Novrian • Senin, 13 Februari 2023 | 17:30 WIB
SOLUSI : Warga duduk-duduk di bangku pedestrian Jalan Besar Ijen. (Suharto/Radarmalang)
SOLUSI : Warga duduk-duduk di bangku pedestrian Jalan Besar Ijen. (Suharto/Radarmalang)
MALANG KOTA - Nasib 80 bangku Taman Ijen bakal diketahui dalam waktu dekat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang kini tengah mengebut kajian terkait keberadaan fasilitas umum itu. Dari hasil kajian tersebut, tak menutup kemungkinan ada sinyal dilakukan pembongkaran seluruh kursi.

 

Kepastian tersebut dipastikan paling cepat dua pekan lagi. Kepala DLH Kota Malang Noer Rahman Wijaya menerangkan opsi pembongkaran itu tak hanya disebabkan tindakan asusila yang sempat beberapa waktu lalu. Namun dirinya mengaku, mendapat keluhan dari warga di sekitar kawasan tersebut.

 

”Jadi belum banyak yang mengerti, kalau warga di (sekitar taman) Ijen ini mengeluh semakin ramainya yang menggunakan kursi di wilayah itu," ujar Rahman kepada wartawan koran ini, kemarin (12/1).



 










Lihat postingan ini di Instagram























 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Radar Malang Online (@jawaposradarmalang)






Baca juga : Cegah Tindakan Asusila, Legislator Usul Ganti Bangku Ijen dengan Single Seat

Keluhan itu dikatakan Rahman karena ulah sejumlah oknum yang salah dalam memakai bangku. Seharusnya hanya dipakai untuk beristirahat sejenak. Tetapi malah dibuat nongkrong atau ajang kumpul komunitas tanpa mengetahui norma dan nilai.

 

”Di hari-hari tertentu khusunya akhir pekan, warga mengeluh karena sangat ramai. Apalagi kalau ada yang memakai knalpot brong, sehingga ini meresahkan," terangnya.

Baca juga : Bangku Jalan Ijen Malang Kembali Disegel

Namun Rahman menekankan, keluhan warga sekitar dan maraknya tindakan asusila itu tidak serta-merta menjadikan pembongkaran bangku jadi solusi paling ampuh. Pihaknya juga akan mengkaji menggunakan metode lain untuk pengawasan tindakan asusila agar tak terulang.  Lebih lanjut, ketika memang nantinya harus dilakukan pembongkaran, Rahman mengaku siap menerima konsekuensi kritikan dari masyarakat.(adk/adn) Editor : Aditya Novrian
#Dicabut #dlh kota malang #Asusila #Kota Malang #radar malang #bangku ijen