MALANG KOTA - Kepastian siapa saja yang bakal menempati gedung megah Malang Creative Center (MCC), mulai diumumkan satu per satu.
Pemkot Malang memastikan bakal ada 121 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang akan mengisi gedung setinggi delapan lantai tersebut.
Ratusan pelaku kreatif itu sebelumnya sudah lolos kurasi atau seleksi.
Sebelumnya, dinas koperasi perindustrian dan perdagangan (diskopindag) membuka peluang kerja sama Batch 1 (angkatan pertama) bagi pelaku ekraf yang ingin mejeng di MCC.
Pendaftaran itu dibuka pada 7-9 Februari lalu. Ternyata antusiasme peserta sangat tinggi.
Diskopindag mencatat ada 241 pendaftar dalam Batch 1. Karena keterbatasan tempat, maka dilakukan kurasi.
Baca Juga : Per Tahun, Sewa MCC Ditarget Rp 7,3 M.
Dari dua ratusan pendaftar, akhirnya terpilih 121 pelaku ekraf yang akan mengisi MCC.
Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan, pelaku ekraf yang terpilih dibagi menjadi enam klaster.
Klaster pertama terdiri atas aplikasi, gim dan DKV. Kemudian klaster kedua ada kriya dan fashion. Klaster ketiga kuliner dan wisata.
"Kemudian klaster arsitektur pada klaster ke empat. Di klaster kelima seni pertunjukan, seni musik, dan seni rupa. Dan klaster terakhir film, video animasi, fotografi, TV, dan radio," terang pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.
Mereka yang lolos seleksi bisa memanfaatkan MCC selama kurang lebih enam bulan. Dengan metode kerja sama secara resmi.
Manfaat yang didapat tak hanya bisa memamerkan hasil karya, tapi juga bisa memanfaatkan sarana dan fasilitas yang ada di MCC.
Serta berkolaborasi dengan ekosistem ekonomi kreatif di MCC lainnya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Eko Sya itu menerangkan, bagi pendaftar yang belum lolos di Batch 1, masih memiliki peluang pada pendaftaran tahap kedua nanti.
Pihaknya memasukkan sekitar 151 pelaku ekraf dalam daftar tunggu dan diprioritaskan mengikuti kurasi tahap dua.
"Kami target sebelum tanggal 4 Maret depan, semua ruangan MCC sudah terisi," tandasnya.(adk/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana