Kabid Olahraga Disporapar Kota Malang Wahyu Setiawan mengatakan, selama ini harga sewa lapangan sepak bola luar Stadion Gajayana hanya Rp 400 ribu per 2 jam. Kebanyakan lapangan ini hanya disewa pada sore hari. Sehingga dalam sehari hanya mengais Rp 400 ribu saja.
Setelah ke depan menjadi mini soccer, penyewaan dimulai siang hingga malam hari. Fasilitas yang ditambahkan adalah pencahayaan. "Nanti akan ada lima titik tiang lampu sebagai pencahayaan di malam hari. Jika dibuka sampai malam, akan meningkatkan PAD dari sebelumnya," kata Wahyu.
Pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp180 juta hingga Rp 200 juta untuk revitalisasi lapangan sepak bola tersebut. Proses pengerjaan akan dilakukan awal Maret depan hingga pertengahan April depan.
"Targetnya adalah peningkatan PAD. Nanti juga ada tim yang menilai dan menentukan harga sewa lapangan mini soccer. Namun, diperkirakan Rp 200 ribu," imbuh Wahyu.
Dengan revitalisasi ini, Wahyu optimistis target PAD dari disporapar mampu dipenuhi. Hal ini juga berkaca pada 2022 lalu, di mana target yang diberikan sebesar Rp 210 juta. Ternyata disporapar mampu mengumpulkan Rp 580 juta. "Untuk 2023 targetnya Rp 450 juta. Hingga Februari ini kita sudah mengumpulkan Rp100 juta lebih," tandas Wahyu. (adk/dan) Editor : Mahmudan