Bukti Nyata Pergerakan Ekonomi dan Gerakan Cinta Produk Lokal

Neny Fitrin • Dipublikasikan Jumat, 10 Maret 2023 | 21:43 WIB
Wali Kota Malang Drs H Sutiaji dan Ketua Dekranasda Kota Malang meninjau stand dalam gelaran Malang City Expo 9-12 Maret di Gedung Kartini, Kota Malang
Wali Kota Malang Drs H Sutiaji dan Ketua Dekranasda Kota Malang meninjau stand dalam gelaran Malang City Expo 9-12 Maret di Gedung Kartini, Kota Malang


Selama empat hari, 9-12 Maret, Pemkot Malang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Malang menggelar Malang City Expo (MCE) 2023.

Pameran yang berlangsung di Gedung Kartini itu merupakan sinergi kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk menguatkan produk-produk unggulan UMKM Kota Malang.

.......


Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menyampaikan, sinergi dengan pemerintah pusat untuk mendorong UMKM ini terus menerus dilakukan.

Di antaranya dengan menguatkan kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) RI, serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) RI dalam kegiatan Malang City Expo 2023.

Photo
Photo
Wali Kota Malang Drs H Sutiaji bersama Ketua Dekranasda Kota Malang Dra Widayati Sutiaji (tengah) meninjau stand Kantor Imigrasi Kelas I Malang

“Selain dalam rangka memperingati HUT ke-109 Kota Malang, kegiatan ini juga menandai pertumbuhan dan gerakan cinta UMKM serta produk lokal. Selain itu juga sebagai penanda bergeraknya ekonomi mikro,” ujarnya.

Sutiaji mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Malang tahun 2022 mencapai level tertinggi dalam 12 tahun terakhir, yakni sebesar 6,32 persen.

Menurutnya momentum baik dalam pertumbuhan ekonomi ini merupakan kerja keras pemerintah pusat, pemerintah daerah, termasuk para pelaku UMKM.

“Tergambar dalam tema HUT ke-109 Kota Malang yaitu Mandiri, Tangguh dan Berkelanjutan. Mandiri dari segi pertumbuhan ekonomi, insyallah kita sudah menuju mandiri fiskal," kata dia.

"Sebanyak 17 subsektor ekonomi kreatif bergerak secara simultan. Tangguh ekonomi serta tangguh identitas. Kegiatan baik yang telah ditanam oleh pendahulu kita harus kita lanjutkan, karena kehidupan kita harus gayung bersambut," sambungnya.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi, lanjut Sutiaji, maka harus ada penguatan untuk menjaga bagaimana inflasi terkendali, menjaga daya beli masyarakat. Selain itu juga meningkatkan untuk berbelanja produk lokal dan produk UMKM.

Wakil Menteri Perdagangan RI Dr Jerry Sambuaga yang hadir dalam pembukaan MCE mengungkapkan bahwa banyak program UMKM dan digitalisasinya yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah, termasuk Kota Malang.

“Selamat atas terselenggaranya Malang City Expo. Tentunya banyak program-program  UMKM yang dapat disinergikan dengan Kemendag," kata dia. "Juga terkait dengan digitalisasi yang nanti bisa kami sinergikan. Kami siap untuk melakukan upaya-upaya untuk memperkuat itu.

Dan ini menjadi dasar bagi kami di pusat khususnya Kemendag untuk memastikan supaya program-program dapat berjalan dengan maksimal,” ungkap Wamendagri.

Sementara itu, Fashion show batik malangan menandai dibukanya  Malang City Expo (MCE) di Imperial Kartini's Building, kemarin (9/3). Modelnya pun tak biasa, mereka adalah para ASN (aparatur sipil negara) perwakilan OPD (organisasi perangkat daerah) Kota Malang.

Photo
Photo
Fashion batik malangan menjadi pembuka Malang City Expo di Gedung Kartini Kota Malang. Expo ini bakal berlangsung hingga Minggu (12/3)

"Kenapa modelnya para ASN, karena tentunya mereka memiliki follower banyak di media sosial. Sehingga bisa mengenalkan langsung batik malangan," ujar Ketua Dekranasda Kota Malang Widayati Sutiaji.

Sekaligus, lanjut dia,  menunjukkan bahwa batik malangan tidak hanya jaya di Malang saja, tetapi sudah dikenal hingga nasional.

"Makanaya fashion show tadi temanya adalah Batik Malangan, tidak boleh yang lain. Boleh dikombinasikan dengan batik lainnya tetapi tetap harus menonjolkan ciri khas Batik Malangannya," ujarnya.

Malang City Expo 2023 akan berlangsung hingga 12 Maret mendatang.  Ekspo ini diikuti 59 stand dari instansi kementerian, embaga tinggi negara, BUMN, BUMD, pemerintah daerah melalui perangkat daerahnya, serta para pelaku UMKM. (dur/nen) Editor : Neny Fitrin
Radarmalang#radarmalanghariini#jawaposradarmalang# kementeriam koperasi dan umkm HUT ke-109 Kota Malang Kemenperindag Batik malangan Pemkot Malang Malang City Expo 2023