Tim Penggerak PKK tak mau ketinggalan mengeksplore panggung Malang City Expo (MCE).
Kemarin (10/3), tim yang digawangi Widayati Sutiaji S.Sos MM itu menggelar Lomba Berkebaya Modern dengan peserta perwakilan kader PKK dari seluruh Kota Malang.
Gemuruh suara suporter menggema dari hall Gedung Kartini pagi kemarin (10/2). Para penggembira yang hampir 95 persen perempuan itu meneriakkan yel yel dukungan kepada jagonya masing-masing.
"Dari Bandulan, mari kita beralih ke Kelurahan Sukun. Mana Sukun suaranya?" ucap sang pemandu acara.
Perwakilan Kelurahan Sukun dengan nomor 33 tampil cukup luwes dengan kebaya merah kombinasi brokat hijau. Begitu pula dengan peserta nomor 34 dari Kelurahan Cemorokandang yang mengenakan kebaya biru.
Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji S.Sos MM mengatakan, Lomba Berkebaya Modern ini merupakan ruang gerak bagi kader-kader PKK untuk menyalurkan kreasinya.
Sekaligus dalam rangka memeringati HUT ke-109 Kota Malang dan Hari Kartini yang jatuh 21 April mendatang. Dia pun mengpresiasi atas terselenggaranya ajang tersebut.
"Kebaya mempunyai filosofi tersendiri. Bentuknya menyesuaikan bentuk tubuh wanita, melambangkan bahwa wanita bisa menyesuaikan diri dalam berbagai suasana," ucapnya.
"Juga dalam keadaan apa pun. Dari sisi budaya, kebaya mencerminkan lemah lembut dan luwes," sambung dia.
Tidak hanya itu, menurut Widayati, perempuan berkebaya terlihat lebih anggun dan memancarkan aura kewanitaannya.
Untuk diketahui, Lomba Berkebaya Modern itu diikuti oleh para kader PKK dari seluruh kelurahan di Kota Malang.
Kompetisi kali ini menetapkan syarat yang unik dan tak biasa. Peserta minimal berusia 50 tahun dengan berat badan minimal 70 kilogram.
"Lomba berkebaya ini merupakan momentum yang luar biasa. Kami ajak seluruh perempuan menjadi perempuan yang maju, mandiri, kreatif dan berinovasi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Lomba Kebaya Modern merupakan rangkaian Malang City Expo 2023 yang berlangsung sejak 9 Maret hingga 12 Maret besok.
Dia berharap melalui lomba ini dapat meningkatkan daya tarik pengunjung dan meningkatkan roda perekonomian di Kota Malang.
Sementara itu, berdasarkan penilaian dewan juri, perwakilan kader PKK Kelurahan Kotalama berhasil menjadi juara pertama.
Disusul oleh perwakilan kader Kelurahan Madyopuro sebagai juara kedua dan Sawojajar sebagai juara ketiga.
Masih dari arena MCE, TP PKK Kota Malang melalui UMKM binaan Rumah Solusi juga turut memeriahkan Malang City Expo 2023.
Puluhan produk unggulan Kota Malang dipamerkan. Mulai dari kain batik Malangan, bunga telang kering, kue kering hingga hasil kerajinan khas Kota Malang.
Harapannya, produk-produk UMKM Kota Malang mampu menembus pasar yang lebih luas. (rof/nen) Editor : Neny Fitrin