Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Burhanuddin Al Jundi memaparkan, dua pasar yang berpotensi diusulkan menuju SNI. Yakni Pasar Sawojajar (Rajajowas) dan Pasar Bunulrejo.
Sementara ini, kesiapan Pasar Sawojajar hampir rampung, yakni sudah mencapai 90 persen. Itu karena persyaratan menuju Pasar SNI sudah disiapkan. Di antara beberapa persyaratan yang harus ada adalah, ruang laktasi, ruang kesehatan, jalan untuk disabilitas, tempat tertib ukur, dan toilet. Selain itu tempat uji laboratorium juga harus disiapkan untuk menguji bahan-bahan pangan berbahaya untuk dikonsumsi.
”Saat ini penambahan yang diperlukan adalah banner informasi dan penunjuk arah. Ruang terbuka hijau serta tempat sampah untuk masing-masing pedagang," terang Al Jundi beberapa waktu lalu. Jika dibandingkan dengan pasar Bunulrejo, Jundi mengatakan, fasilitas di pasar Sawojajar lebih lengkap.
Dengan anggaran yang sudah disiapkan sebesar 50 Juta setiap pasar, Jundi berharap kedua pasar tersebut akan secepatnya menyusul dua pasar SNI lainnya di Kota Malang.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono memaparkan, peningkatan status pasar rakyat menjadi SNI diyakini akan mendatangkan lebih banyak pembeli. ”Kontribusi pedagang sangat dibutuhkan untuk terwujudnya pasar SNI,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS).(dur/dan) Editor : Mahmudan