Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jaga Komitmen Penyediaan Air Minum Aman untuk Masyarakat

Neny Fitrin • Rabu, 22 Maret 2023 | 21:12 WIB
Pencanangan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga oleh jajaran Kemenkes RI, Pemkot Malang, san stakeholder di kawasan Car Free Day Jalan Ijen, (19/3) pagi
Pencanangan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga oleh jajaran Kemenkes RI, Pemkot Malang, san stakeholder di kawasan Car Free Day Jalan Ijen, (19/3) pagi

Peringatan Hari Air Sedunia ke-31, Kota Malang Jadi Tuan Rumah  Kick Off  Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga


MALANG KOTA- World Water Day atau Hari Air Sedunia adalah perayaan tahunan yang diperingati setiap tanggal 22 Maret. Peringatan ini pertamakali diumumkan pada sidang umum PBB ke-47 pada tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil.

Secara resmi, peringatan Hari Air Sedunia dimulai pada tahun 1993. Tujuannya, memotivasi publik agar memberikan dukungan dalam konservasi  air dengan mengurangi  penggunaan keran air sepanjang hari.

Peringatan Hari Air Sedunia tersebut menjadi sangat istimewa bagi Bhumi Arema. Karena Kota Malang ditunjuk sebagai tuan rumah kick off pelaksanaan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga di 334 kota/ kabupaten, 4.869 puskesmas dan 10.000 sanitarian oleh Kementerian Kesehatan RI.

Photo
Photo
BUKTI KOMITMEN: Dirut Perumda Tugu Tirta M Nor Muhlas SPd MSi (paling kanan), Dirjen pengendalian dan penyehatan penyakit Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu SHM Mars (empat dari kiri), Wali Kota Malang Drs H Sutiaji (tengah), Direktur penyehatan lingkungan Ditjen pencegahan dan pengendalian penyakit dr Anas Ma'ruf MKM bersama stakeholder usai pencanangan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga di CFD Jalan Ijen, Minggu (19/3)

Momen tersebut dibarengi dengan Gerakan Bersama Minum Air Minum Aman di area Car Free Day, Jalan Ijen, Minggu (19/3).

Bahkan apresiasi khusus diberikan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakin Kemenkes RI, DR dr Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS kepada Pemerintah Kota Malang dan Perumda Air Minum Tugu Tirta.

“Karena telah merealisasikan komitmennya untuk penyediaan air minum aman bagi masyarakat, dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti anjungan air siap minum di ruang publik.

Rasanya seperti berada di Eropa, karena kemana-mana sudah bisa minum air langsung dari fountain tap," puji Maxi.

Hal itu diamini Direktur Penyehatan Lingkungan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Anas Ma'ruf, MKN.

"Tujuan peringatan Hari Air Sedunia tahun ini diantaranya meningkatkan kepedulian stakeholder, komitmen pemerintah daerah, meningkatkan kepedulian perempuan, serta bersama-sama melakukan edukasi kepada masyarakat terhadap penyediaan air minum aman,” terang Anas.

“Kota Malang dipilih sebagai tuan rumah pelaksanaan karena membuktikan komitmennya dalam penyediaan air minum aman bagi masyarakat melalui Zona Air Minum Prima (ZAMP)," tambahnya.



Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang Drs H Sutiaji memastikan komitmen Pemkot Malang, utamanya melalui Perumda Tugu Tirta dalam penyediaan air minum aman untuk masyarakat.

"Jangan sampai komitmen SDG's 100-0-100 hanya sebatas slogan, melainkan harus benar-benar terwujud. Untuk itu harus diimbangi berbagai inovasi untuk mendukungnya,” ucap Sutiaji.

“Mudah-mudahan komitmen ini bisa terus memotivasi kami agar mampu menyediaakan air bersih dan air minum aman bagi masyarakat Bhumi Arema," tukas Sutiaji didampingi Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta, M Nor Muhlas S.Pd, MSi.

Photo
Photo
Kampanye minum air langsung dari keran Zona Air Minum Prima (ZAMP) menjadi salah satu bukti air PDAM layak minum

Muhlas menambahkan, upaya konservasi lingkungan dalam rangka melestarikan cadangan air tanah terus digalakkan Pemerintah Kota Malang.

Di antaranya dengan menggiatkan penanaman bibit pohon di daerah tangkapan air atau catchment area sumber mata air.

Juga pada sumur dalam yang ada di cakupan Bromo Tengger Semeru dan catchment area lain yang tersebar di wilayah Malang Raya.



Dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 175.000 sambungan rumah (SR), luas wilayah pelayanan air minum pada periode 2023 adalah 80 persen dari luas wilayah Kota Malang yang total mencapai  sekitar 110 persegi.

Sementara cakupan pelayanan pada periode yang sama adalah 100 persen dari jumlah penduduk Kota Malang sebanyak 846.173 jiwa. (jprm2/nen) Editor : Neny Fitrin
#Radarmalang#radarmalanghariini#jawaposradarmalang# #wali kota #kemenkes ri #Hari air sedunia ke-31 #air #penyehatan lingkungan #Kota Malang #CAr Free Day Jalan Ijen #eropa #ZAMP