Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

GPdI Gloria Dinoyo Gelar Paskah di Sasana Budaya UM

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 8 April 2023 | 17:53 WIB
VISUAL : Drama Paskah GPdI Gloria Dinoyo di Sasana Budaya Universitas Negeri Malang, Jumat sore (7/4). (GPdI Gloria for Radar Malang)
VISUAL : Drama Paskah GPdI Gloria Dinoyo di Sasana Budaya Universitas Negeri Malang, Jumat sore (7/4). (GPdI Gloria for Radar Malang)
 

MALANG KOTA - Peringatan Paskah di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Gloria Dinoyo Kota Malang menghadirkan konsep berbeda.

Jumat sore (7/4), ibadah Jumat Agung dirangkai dengan drama yang menceritakan godaan iblis pada manusia.

Ratusan jemaat GPdI Gloria mengikuti rangkaian ibadah plus drama tersebut di Sasana Budaya, Universitas Negeri Malang.

Dalam drama, salah satu pemuda GPdI, Yogha Rionaldi memerankan tokoh iblis. Dia bersama tiga kroninya, menggoda anak manusia dengan tiga godaan terbesar. Yaitu, harta, tahta dan cinta.

Iblis menggoda anak manusia tersebut agar menerima tahta dunia, harta duniawi dan cinta. Sebagai gantinya, anak manusia harus melepaskan kesucian, iman dan keselamatan.

Di akhir drama, anak manusia tersebut tergoda dengan harta, tahta dan cinta. Karena kehilangan kesucian, iman dan keselamatan, anak manusia itu pun akan dibawa iblis untuk masuk ke alam maut.
Baca Juga : Petugas Gabungan Siap Amankan Paskah di Kabupaten Malang.

Namun, via dolorosa atau jalan penderitaan Yesus Kristus di atas salib menyelamatkan anak manusia tersebut dari kehancuran.

Penderitaan dan pengorbanan Yesus menebus kesalahan dari anak manusia ini. Kesucian, iman dan keselamatannya pun dikembalikan lagi.

Drama yang dibalut komedi itu pun mendapat tepuk tangan meriah ratusan jemaat yang hadir.

Gembala GPdI Gloria Dinoyo, Pdt Dr Adi Sujaka STh MTh menegaskan, pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib tidak boleh disia-siakan.

Photo
Photo
GEMBALA : Pdt Dr Adi Sujaka STh MTh, gembala sidang GPdI Gloria Dinoyo saat memimpin doa jelang kotbah paskah di Sasana Budaya UM. (GPdI Gloria for Radar Malang)

Adi Sujaka mengutip 1 Petrus 2:24 dari Injil perjanjian baru yang menegaskan bahwa Yesus Kristus telah memikul dosa manusia di dalam tubuh-Nya di kayu salib.

Supaya manusia mati terhadap dosa, namun bangkit dan hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur (luka-luka) Yesus, manusia disembuhkan dari dosa.

"Kita telah ditebus, maka sekarang kita di dunia ini harus hidup untuk kebenaran," tegas Adi Sujaka dengan suara lantang. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Ibadah diawali dengan visualisasi via dolorosa atau jalan salib Yesus Kristus. Para pemuda GPdI Gloria menampilkan penderitaan Yesus.

Pasukan Romawi yang menggiring, memukuli dan mencaci maki Yesus saat jalan salib. Setelah itu, paskah berlanjut dengan ibadah raya.

Photo
Photo
KEMERIAHAN : Suasana ibadah paskah GPdI Gloria Dinoyo yang dihadiri ratusan jemaat. (GPdI Gloria for Radar Malang)

Adi Sujaka membawakan kotbah paskah tentang cross and crown, atau salib dan mahkota. Setelah penampilan drama dan perform anak-anak, jemaat yang hadir juga melakukan pengakuan dosa.

Di akhir acara, jemaat yang telah membawa bingkisan paskah dari rumah, bertukar kado. Ibadah dikawal petugas dari Koramil dan Polsek Klojen.(*/fin) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jawa pos radar malang #media online malang #Gereja #berita malang #GPDI #Mahasiswa malang #Pemkot Malang #berita malang hari ini #malang kota #wisata malang #dishub #kuliner malang #radar malang #malang kipa #parkir liar #paskah