Pantauan Jawa Pos Radar Malang, pembagian takjil tersebut berdampak pada kemacetan di sepanjang jalan Veteran. Itu karena pengendara yang melintas menepi dan berhenti untuk menerima bingkisan takjil.
Mall Director Matos Fifi Trisjanti mengatakan, acara berbagi takjil tersebut digelar setiap tahunnya saat bulan Ramadan. ”Kami belajar menghargai mereka yang puasa. Pasti mereka yang melintas kebanyakan jam segini pulang kerja," tuturnya.
Fifi menambahkan, pengguna jalan yang melintas tersebut bisa jadi belum menyiapkan apa pun untuk berbuka puasa di rumah. Karena itu, dia berharap pembagian takjil gratis tersebut membuat mereka yang berpuasa dapat berbuka tanpa kerepotan menyiapkan makanan. ”Bingkisan takjil ini sumbangan dari tenant-tenant di Matos,” katanya. "Sepertinya 1.500 masih kurang. Ke depannya akan kita tambah lagi," tambah Fifi.
Sementara salah satu pengguna jalan, Aji Yoga mengatakan, dia tidak sengaja melintas jalan tersebut. "Tadi niat keluar cari buka," ucap mahasiswa Universitas Brawijaya itu.
Dia bersama temannya mendapatkan masing-masing satu bingkisan takjil. "Lumayan, tinggal cari makanan beratnya nanti," tutupnya. (dur/dan) Editor : Mahmudan